skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Minggu, 21 Oktober 2012

Home » Kisah Sukses » KISAH SUKSES : SERGEY BRIN & LARRY PAGE - PENDIRI GOOGLE SEARCH ENGINE TERPOPULER DI DUNIA

KISAH SUKSES : SERGEY BRIN & LARRY PAGE - PENDIRI GOOGLE SEARCH ENGINE TERPOPULER DI DUNIA

by : Unknown | Time : 21.10.12 Label: Kisah Sukses
Larry Page
Co-Founder & President, Products

Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa.

Manusia di belahan dunia mana pun mungkin sudah sangat mengenal kata yang satu ini? Yah, sebagai mesin pencari kelas wahid, Google seolah telah menembus ruang waktu di berbagai belahan negara dan masuk ke ruang intelektual pada lintas generasi.

Namun tahukah Anda siapa orang di balik kesuksesan Google dan bagaimana Google dapat meraih kesuksesan seperti saat ini?

Tak ada kata lain kecuali kata luar biasa yang pantas disematkan pada Larry Page dan Sergey Brin. Dalam waktu 10 tahun lebih, dua anak muda brilian ini menjadi bahan pembicaraan dan dianggap fenomenal. Masih muda, usia keduanya baru di awal 30-an, namun kekayaannya mencapai miliaran dolar dan masuk dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat. Yah, merekalah pendiri Google, situs pencari data di internet yang tersohor itu.

Terlepas dari jumlah kekayaan mereka, ada beberapa hal yang perlu dicontoh dari kisah sukses mereka. Satu hal yang pertama, yang disebut Sergey Brin, yang kini menjabat sebagai Presiden Teknologi Google, yakni tentang kekuatan kesederhanaan. Menurutnya, simplicity web adalah hal yang disukai penjelajah internet. Dan, Google berhasil karena menggunakan filosofi tersebut, menghadirkan web yang bukan saja mudah untuk mencari informasi, namun juga menyenangkan orang.

Kunci sukses kedua adalah integritas mereka dalam mewujudkan impiannya. Mereka rela drop out dari program doktor mereka di Stanford University untuk mengembangkan Google. Mereka pun pada awalnya tidak mencari keuntungan dari proyek itu. Malah, kedua orang itu berangkat dari sebuah ide sederhana. Yakni, bagaimana membantu banyak orang untuk mempermudah mencari sumber informasi dan data di dunia maya. Mereka sangat yakin, ide mereka akan sangat berguna bagi banyak orang untuk mempermudah mencari data apa saja di internet.


Sergey Brin
Co-Founder & President, Technology
 
Kunci sukses lainnya yaitu mereka tidak melupakan jasa orang-orang yang mendukung kesuksesan mereka. Larry dan Sergey sangat memerhatikan kesejahteraan SDM di Google. Kantornya yang diberi nama Googleplex dinobatkan sebagai tempat bekerja terbaik di Amerika tahun 2007 oleh majalah Fortune. Di sana suasananya sangat kekeluargaan, ada makanan gratis tiga kali sehari, ada tempat perawatan bagi bayi ibu muda, bahkan sampai kursi pijat elektronik pun tersedia. Mereka sadar, di balik sukses inovasi yang dilakukan Google, ada banyak doktor matematika dan lulusan terbaik dari berbagai universitas yang membantu mereka.

Sebelum Google muncul, mencari informasi yang relevan di internet sama seperti berjalan pada malam gelap. Tahun 1998 Google.com muncul dan kini dianggap sebagai mesin pencari terbaik di dunia. Google menenggelamkan pamor Overture, LookSmart, InfoSpace, FindWhat dan Ask Jeeves.

Namun, jalan mereka menuju sukses tak mudah. Untuk mewujudkan Google, mereka harus meninggalkan kuliah pada program doktor komputer di Stanford. “Saya kecewa. Bukankah mahasiswa meraih gelar doktor lebih dulu baru bekerja?” demikian Genia Brin, ibu Larry.

Namun, Sergey dan Larry sangat yakin, ide mereka berguna bagi banyak orang dan bisa membuat orang menemukan apa saja yang diinginkan lewat internet.

Sergey dan Larry terus berkutat mewujudkan ide mereka. Larry bahkan disebut sebagai “beragamakan” teknologi, saking seriusnya dengan riset teknologi komputer. Sergey, si anak rumahan, memilih bekerja terus.

Keluarga Intelektual

Lingkungan kedua orang ini adalah orang-orang intelek. Ayah Sergey, Michael Brin, adalah doktor matematika lulusan Universitas Moskow, Rusia. Kakeknya juga doktor matematika. Namun, diskriminasi dan impitan karier terhadap etnis Yahudi di Rusia membuat Michael Brin memilih keluar dari Moskow tahun 1979. Ibu Sergei, Genia, periset di Badan Luar Angkasa Amerika Serikat NASA.

Larry adalah putra Carl Victor Page (almarhum), doktor komputer pertama AS dari University of Michigan dan profesor teknologi komputer di Michigan State University. Ibu Larry, Gloria Page, pengajar program komputer.

Adik Larry, Carl Victor Page Junior, pendiri eGroups yang sudah dijual ke Yahoo! sekitar 500.000 dolar AS.

Pada akhir tahun 1990-an, tak ada yang peduli dengan mesin pencari (search engine) di tengah hadirnya American Online (AOL) dan Yahoo!, yang sudah meraup untung besar dengan menawarkan produk e-mail, berita, ramalan cuaca, dan sebagainya.

Namun, Sun Microsystems telah memberi mereka ruang gerak. Dengan modal pinjaman 100.000 dolar Amerika yang diberikan Andy Bechtolsheim dari Sun Microsystems, kepada “Google Inc”, mereka terus mendalami produk pencari infomasi, dengan melakukan segala modifikasi dan inovasi produk dari waktu ke waktu.

Seiring dengan berjalannya waktu, Google terus melesat meninggalkan pesaing-pesaingnya. Kini, sekitar 300 juta orang membuka Google setiap hari. Setidaknya Google bisa diakses dalam 88 bahasa, termasuk google basa Jawa (berbahasa Jawa).

Wall Street, bursa saham AS, kemudian berebutan atas saham Google, yang kini di atas 500 dolar AS per lembar. GoogleWords, Google’sAdsense, membuat Google menjadi situs utama bagi perusahaan pemasang iklan.

Google adalah perusahaan fenomenal yang tidak pernah dibayangkan oleh warga AS sekalipun. “Menjadi yang terbaik tidak menjadikan kami terlena. Itu malah tantangan,” kata Larry, sang Presiden Produk Google.

“Kesederhanaan (simplicity) web adalah yang disukai penjelajah internet. Kami ingin menawarkan web yang tidak saja ingin mencari informasi, tetapi web yang menyenangkan,” kata Sergey, Presiden Teknologi Google.

Bagaimana mereka bisa sukses? “Cerita orangtua soal Rusia, dan pengalaman masa kecil saya yang selalu takut menghadapi otoritas di Rusia. Juga kesediaan ayah saya mengambil risiko hijrah ke AS telah membuat saya memberontak,” ujar Sergey melukiskan niatnya untuk menghapus kekecewaan sang ayah soal Rusia.

Suatu saat, di samping ayahnya, Sergey berujar, “Terima kasih, Pak, telah membawa saya ke AS.”

Michael, ayah Sergey, merendah. “Ide kewirausahaan Sergey pasti tidak datang dari latar belakang kehidupan keluarga. Akan tetapi, saya bangga, tak pernah menyangka dia akan seperti ini,” kata Michael.

Namun, sukses bisnis Google juga dipoles setelah Sergey dan Larry menyewa Eric E Schmidt, mantan karyawan Sun Microsystems. Di balik sukses inovasi Google juga ada sekian banyak doktor matematika dengan lulusan terbaik.

Larry dan Sergey memang tak pernah menduga Google yang hanya berangkat dari sebuah masalah sederhana akan sesukses sekarang. Namun, justru dengan kesederhanaan dan integritas mereka, mampu membuat Google saat ini menjadi mesin pencari terdepan. Di tangan mereka, sebuah kesederhanaan menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa.

Kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin merupakan sebuah contoh. Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa. Google yang mereka dirikan terbukti telah membantu banyak orang untuk bisa mendapatkan apa saja dari internet. Dan kini, mereka pun mendapatkan imbalan yang bahkan tak diduga mereka sebelumnya. Kesuksesan sejati memang akan terasa saat kita bisa berbagi. Dan, Larry serta Sergey membuktikannya sendiri.




Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ▼  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ▼  Oktober (50)
      • Menambah Jumlah Follower Twitter Dalam Sekejap Sec...
      • Boss Dan Nasihatnya
      • Kebijaksanaan Dalam Memperbaiki Masalah Hubungan M...
      • "Nick Vujicic, Motivator Kelas Dunia Yang Tidak Me...
      • Anthony Burgess (Setahun Menjelang Kematian)
      • Kekuatan dari Keseimbangan
      • Kisah Sukses : Andrew Darwis - Pendiri Kaskus
      • Kisah Dan Kunci Sukses : Jeff Bezos - Pendiri Toko...
      • KISAH SUKSES : SERGEY BRIN & LARRY PAGE - PENDIRI ...
      • "Uang Di Dalam Sepatu"
      • "Kisah Nyata, Yu Yuan Gadis Kecil Penderita Leukem...
      • "Kisah Bai Fang Li, Tukang Becak Tua Berhati Mulia"
      • Penyesalan Seorang Istri
      • Arti Pernikahan Sesungguhnya... (Gendong Aku Sampa...
      • Jangan Menilai Sesuatu dari Luarnya
      • "Ternyata Orang Cacat Ini Malah Menyumbang Bukan M...
      • Kisah Sukses : Michael Jordan
      • Cara Mendidik Anak Terkaya Di Dunia ( Mark Zukerbe...
      • Hans Christian Anderson - Pendongeng Popular Dunia
      • Pendapat Beberapa Ahli Mengenai Asuransi
      • Allianz membayar seluruh klaim asuransi jiwa Padang
      • Allianz Life Indonesia : Asuransi Jiwa Paling Inov...
      • Allianz Life Peduli Korban Sukhoi
      • Allianz Bayar Klaim 1,5 Milyar (akibat meninggal d...
      • Pohon Asuransi Yang Kuat
      • Jane Shalimar Ikut Asuransi untuk Berobat di Luar ...
      • Perbedaan Orang Yang Punya Asuransi
      • Tidur Melewati Badai
      • Steve Jobs dan Kanker
      • CITRA DIRI AGEN ASURANSI JIWA
      • Property VS Asuransi
      • Asuransi 2 Lapis
      • Ketika Agen Asuransi Berhenti Mengejar Anda (True ...
      • Realita kehidupan!!!
      • SIAPKAH ANDA SAAT DOKTER MINTA 1 MILYAR?
      • TABUNGAN MASA DEPAN ANDA
      • Asuransi adalah Solusi, Wujud Cinta pada Diri dan ...
      • Prinsip PAYUNG KELUARGA
      • Olahraga Yang Berbahaya
      • Survei Kesehatan
      • Lorong Kehidupan
      • Active Income dan Passive Income
      • Insurance = Basic Needs
      • 10 Khasiat Buah Manggis Bagi Kesehatan
      • That Morning has Broken of The Shocking Story of M...
      • Tapro Allianz VS Tabungan Biasa
      • Mari Menabung di Tapro Allianz
      • Kisah Mama dan Anaknya
      • Kisah Burung Merpati
      • Bayi Meninggal Karena Tidak Ada Biaya Berobat
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E