skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Minggu, 02 Desember 2012

Sukses Dengan Kalimat Motivasi " Lima Menit Lebih Lama "

by : Unknown | Time : 2.12.12 Label: Sukses

Cerita Motivasi kali ini menceritakan tentang seorang Jendral perang Prancis yang sangat disegani. Anda pernah mendengar atau mengenal kisah sukses tokoh yang bernama Napoleon Bonaparte?

Jika belum, Napoleon Bonaparte sering diasosiasikan sebagai jenderal perang Prancis terhebat pada zamannya. Namun, catatan hitam akan kekalahannya di Waterloo atas tentara Inggris yang dipimpin oleh Duke of Wellington membuat banyak orang bertanya-tanya apa yang menjadi penyebab kekalahan jenderal yang sangat disegani ini?

Beberapa wartawan bertanya, “Pak Jenderal, bisa anda ceritakan mengapa tentara Inggris mengalahkan Anda di pertempuran waterloo? Apakah mereka memiliki tentara yang lebih kuat ?”

Dari kegelapan penjara terdengar suara dingin Napoleon yang berkata “Tidak.”

Wartawan itu bertanya lagi dengan penuh keingintahuan, “Apakah karena mereka memiliki senjata yang canggih?”

Sekali lagi Napoleon menjawab, “Tidak.”

Wartawan itu bertanya lagi, “Kalau begitu, mengapa Anda kalah pada pertempuran itu?”

Keheningan berlangsung cukup lama sampai akhirnya Napoleon memberikan jawaban yang patut kita simak dalam kehidupan kita. Napoleon menjawab, “Tentara Perancis kalah dari tentara Inggris karena tentara Inggris berperang lima menit lebih lama dibandingkan tentara kami.”

Tentu cara berperang saat ini sangat berbeda jauh dibandingkan dengan zaman Napoleon. Namun, ada satu kenyataan yang tidak berubah sampai saat ini, yaitu mereka yang berperang dan mampu berjuang lebih lamalah yang akan memenangkan pertandingan.

Didalam kehidupan ini, kita sering menemukan hal-hal yang penuh kekecewaan dan kegagalan, dan hal-hal ini sering membatasi pandangan kita terhadap kesuksesan yang sebentar lagi sebenarnya bisa kita raih.

Permasalahan yang terjadi setiap waktu dan setiap harinya dalam perjalanan hidup ketika menjalankan tugas dan pekerjaan atapun dalam menghadapi lingkungan sosial atau hubungan profesional, seringkali kita berpikir sangat sulit untuk menyelesaikannya dan akhirnya membuat kita berpikir "Ya sudahlah, mau bagaimana lagi, emang begini keadaannya, mau apa lagi, dijalani saja". Tanpa disadari dan bukan merupakan keinginan kita, namun hal ini merupakan ekspresi berpikir dari diri kita ketika menghadapi suatu masalah yang sulit diselesaikan.

Thomas Edison bahkan mengingatkan bahwa kelemahan terbesar dari diri kita adalah ketika kita menyerah, dan cara yang paling pasti untuk meraih kesuksesan adalah dengan mencoba sekali lagi, dan terus mencoba berkali-kali dan hadapilah hidup ini lima menit lebih lama lagi.

"Setiap kali anda berpikir ingin menyerah, ingatlah bahwa tentara Inggris bertempur lima menit lebih lama lagi."

"A hero is No Braver than Anyone Else; He is Only Brave Five Minutes Longer (Ralph Waldo Emersen)"


Salam Sukses



Baca Selengkapya... »»  
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Kisah Ayah Dan Botol Acar

by : Unknown | Time : 2.12.12 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan

Cerita Inspirasi - Berikut adalah kisah yang sungguh luar biasa yang menggambarkan kasih sayang, cinta dan perjuangan seorang ayah kepada anaknya. Sebuah kisah yang menunjukan sesuatu yang sangat berharga tentang impian, tekad, teladan seorang ayah, disiplin dan pantang menyerah demi kehidupan anaknya yang lebih baik.

Setahuku, botol acar besar itu selalu ada di lantai di samping lemari di kamar orangtuaku. Sebelum tidur, Ayah selalu mengosongkan kantong celananya lalu memasukkan semua uang recehnya ke dalam botol itu. Sebagai anak kecil, aku senang mendengar gemerincing koin yang dijatuhkan ke dalam botol itu. Bunyi gemerincingnya nyaring jika botol itu baru terisi sedikit. Nada gemerincingnya menjadi rendah ketika isinya semakin penuh. Aku suka jongkok di lantai di depan botol itu, mengagumi keping-keping perak dan tembaga yang berkilauan seperti harta karun bajak laut ketika sinar matahari menembus jendela kamar tidur.

Jika isinya sudah penuh, Ayah menuangkan koin-koin itu ke meja dapur, menghitung jumlahnya sebelum membawanya ke Bank untuk membayar premi polis asuransi pendidikan. Membawa keping-keping koin itu ke Bank selalu merupakan peristiwa besar. Koin-koin itu ditata rapi di dalam kotak kardus dan diletakkan di antara aku dan ayah di atas sepeda motor tuanya. Setiap kali kami pergi ke Bank, Ayah memandangku dengan penuh harap. “Karena koin-koin ini kau kelak tidak perlu bekerja mengayuh becak seperti ayahmu ini. Nasibmu akan lebih baik daripada nasib ayahmu.”

Setiap kali menyorongkan kotak kardus berisi koin itu ke kasir Bank, Ayah selalu tersenyum bangga. “Ini uang kuliah anakku. Dia takkan bekerja mengayuh becak seumur hidup seperti aku.”

Pulang dari Bank, kami selalu merayakan peristiwa itu dengan membeli es krim. Aku selalu memilih es krim cokelat. Ayah memilih yang vanila. Setelah menerima kembalian dari penjual es krim, Ayah selalu menunjukkan beberapa keping koin kembalian itu kepadaku. “Sampai di rumah, kita isi botol itu lagi.”

Ayah selalu menyuruhku memasukkan koin-koin pertama ke dalam botol yang masih kosong. Ketika koin-koin itu jatuh bergemerincing nyaring, kami saling berpandangan sambil tersenyum. “Kau akan bisa kuliah dengan koin dua ratus, lima ratus, dan seribu rupiah ini,” katanya. “Kau pasti bisa kuliah. Insya Allah.”

Tahun demi tahun berlalu. Aku akhirnya memang berhasil kuliah dan lulus dari universitas dan mendapat pekerjaan di kota lain. Pernah, waktu mengunjungi orang tuaku, aku masuk ke kamar tidur mereka. Kulihat botol acar itu tak ada lagi. Botol acar itu sudah menyelesaikan tugasnya dan sudah di pindahkan entah ke mana. Leherku serasa tercekat ketika mataku memandang lantai di samping lemari tempat botol acar itu biasa diletakkan.

Ayahku bukan orang yang banyak bicara, dia tidak pernah menceramahi aku tentang pentingnya tekad yang kuat, ketekunan, dan keyakinan. Bagiku, botol acar itu telah mengajarkan nilai-nilai itu dengan lebih nyata daripada kata-kata indah.

Setelah menikah, kuceritakan kepada Fatimah, istriku, betapa pentingnya peran botol acar yang tampaknya sepele itu dalam hidupku. Bagiku, botol acar itu melambangkan betapa besarnya cinta Ayah padaku. Dalam keadaan keuangan sesulit apa pun, setiap malam Ayah selalu mengisi botol acar itu dengan koin. Bahkan di kala ayah sakit sehingga tidak mampu mengayuh becak, dan Ibu terpaksa hanya menyajikan tempe goreng dengan sambal bawang selama berminggu-minggu, satu keping pun tak pernah diambil dari botol acar itu. Sebaliknya, sambil memandangku dari seberang meja dan mencolekkan sepotong tempe ke sambal, Ayah semakin meneguhkan tekadnya untuk mencarikan jalan keluar bagiku. “Kalau kau sudah tamat kuliah,” katanya dengan mata berkilat-kilat, “Kau tak perlu makan hanya dengan sambal bawang dan tempe seperti ini kecuali jika kau memang mau.”

Liburan akhir tahun pertama setelah lahirnya putri kami Fitri, kami habiskan di rumah orangtuaku. Setelah makan malam, Ayah dan Ibu duduk berdampingan di sofa, bergantian memandang cucu pertama mereka. Fitri menagis lirih. Kemudian Fatimah mengambilnya dari pelukan Ayah. “Mungkin popoknya basah,” kata Fatimah, lalu di bawanya Fitri ke kamar tidur orangtuaku untuk di ganti popoknya.

Fatimah kembali ke ruang keluarga dengan mata berkaca-kaca. Dia meletakkan Fitri ke pangkuan Ayah, lalu menggandeng tanganku dan tanpa berkata apa-apa mengajakku ke kamar. “Lihat,” katanya lembut, matanya memandang lantai di samping lemari. Aku terkejut. Di lantai, seakan tidak pernah disingkirkan, berdiri botol acar yang sudah tua itu. Di dalamnya ada beberapa keping koin.Aku mendekati botol itu, merogoh saku celanaku, dan mengeluarkan segenggam koin. Dengan perasaan haru, kumasukkan koin-koin itu ke dalam botol. Aku mengangkat kepala dan melihat Ayah. Dia menggendong Fitri dan tanpa suara telah masuk ke kamar. Kami berpandangan. Aku tahu, Ayah juga merasakan keharuan yang sama. Kami tak kuasa berkata-kata.

Segera temui ayahmu, cium tangannya yang mulai keriput dengan penuh kasih sayang, dan peluklah ia seolah tak ingin kau melepaskannya dan katakan dengan sepenuh hati, “Terimakasih wahai ayahku tercinta…. Ingin kudekap dan menangis dipangkuanmu. Sampai kutertidur bagai masa kecil dulu. Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku. Dengan apa aku membalas. Wahai ayahku tersayang…. (elhooda)

Sungguh kebiasaan baik terbentuk dari awal. Tindakan kecil ternyata bisa amat bernilai. Apapun profesi kita, bagaimana pun keadaan kita, mulailah dengan menanamkan bibit kebaikan kecil dan bertekad melakukan apa yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan kesempatan hidup kita.

Tindakan sederhana yang bagaimana pun kecil nilai kebaikannya, akan menjadi bernilai besar bila dilakukan dengan sepenuh hati, sekuat tenaga dan setulus jiwa, tanpa pernah mengharapkan imbalan atau pun balas jasa.

Apakah anda juga berpikiran untuk melakukan hal yang sama? Hal yang wajib dilakukan seorang ayah untuk mempersiapkan masa depan anak dan keluarganya. Jika jawaban anda "ya" anda bisa berkonsultasi dengan kami mengenai produk-produk asuransi yang paling cocok untuk keluarga anda.

PT Allianz Life Indonesia
www.allianz.co.id

Edwin (Financial Consultant)
HP : 085262184411
pin BB : 26EED2F4

Follow me at :
Twitter : @DiaryMedan (penulis)   |   @AllianzNetwork
Facebook Id : Edwin Darias Zheng
Facebook Fans Page : https://www.facebook.com/goresantintaemas 



Baca Selengkapya... »»  
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Bisnis Berlandaskan Kekuatan Memberi

by : Unknown | Time : 2.12.12 Label: Bisnis


Untuk menemani siang teman-teman sekalian saya akan menceritakan kisah inspirasi seorang pria paruh baya yang mempunyai sebuah toko makanan ternak yang tidak begitu laku. Makin hari makin sedikit orang yang membeli pakan ternak ditokonya.

Dalam keputusasaanya, pria tersebut mendapat ide gila yaitu menginvestasikan 50 dolar (uang yang cukup banyak pada zaman itu), untuk membeli 1000 ekor anak ayam. Para tetangganya langsung mengejek & menganggap pria itu gila. Jual pakan ayam saja tidak bisa, apalagi jual anak ayam. Mereka lebih heran lagi ketika tahu bahwa pria ini tidak menjual anak ayam tersebut. Sebaliknya ia memberikan anak-anak ayam tersebut secara GRATIS kepada pembeli pakan ternaknya. Benar-benar Gila! mereka berpikir, tokonya mau bangkrut, malah beli banyak anak ayam, Terus membagi bagikan anak ayam tersebut secara Gratis.


Mana ada pebisnis waras yang melakukan itu?


Nyatanya, setelah ada program gratis anak ayam tersebut, mulai banyak orang membeli ditokonya. Semakin hari ternyata tokonya semakin laris saja. Setelah diselidiki para tetangga ternyata pembeli yang menerima Anak ayam gratis itu kembali lagi. 

Mengapa bisa demikian?
Tentu saja mereka beli makanan ayam untuk anak ayam gratisan itu.

Apa pesan moral dari cerita tersebut diatas ?

Jangan pernah takut untuk memberi karena memberi adalah langkah pertama untuk kita dapat menerima sesuatu. "Sayangnya banyak orang selalu berpikir yang sebaliknya. Menerima dulu, baru berpikir untuk memberi" Ini yang membuat kita tidak mengalami terobosan apa-apa dalam hidup ini

Mana ada petani sukses yang mengharapkan untuk menuai padahal ia tidak pernah menabur sebelumnya ?
Selagi ada kesempatan, jadilah orang yang murah hati. Beri kebaikan, beri perhatian & Jangan hanya memberi jika ada keuntungan saja untuk kita.

Ingatlah bahwa hidup ini seperti Gema. Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Apa yang kita berikan akan kita dapatkan kembali, bahkan berkali kali lipat dari apa yang kita berikan.

Mari selalu melakukan kebaikan. Jauhkan Rasa Iri hati. Menabur yang baik tentu akan menuai kebaikan juga.

Teman-teman juga boleh mencoba trik tersebut untuk bisnis anda. Tentunya bukan dengan membagi anak ayam, tapi melakukan suatu promosi yang bisa mendatangkan banyak pelanggan untuk bisnis anda. Saya doakan semoga usaha teman-teman makin laris ya...

Salam sukses dan selamat beraktifitas.



Baca Selengkapya... »»  
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Inspirasi : Buah kebaikan

by : Unknown | Time : 2.12.12 Label: Inspirasi

Inspirasi - Selamat siang teman-teman blogger sekalian... Kisah kali ini menceritakan tentang seorang pemuda yang setiap hari menggunakan angkutan umum. Untuk mencapai loket pembelian karcis, pemuda itu harus menaiki jembatan penyeberangan yang tidak pendek. Pemuda itu telah melewati jembatan penyeberangan setiap hari selama hampir dua tahun lamanya.

Disuatu pagi, pemuda itu hendak membeli sebuah karcis dengan menggunakan uang sebesar Rp.20 ribu. Pemuda itu tidak berhasil memperoleh karcis karena waktu itu terlalu pagi dan suasana disekitar itupun masih gelap, sehingga diloket tersebut belum ada uang kembalian. Muncul perasaan bingung pada diri pemuda itu karena ia tidak memiliki uang pecahan yang lebih kecil lagi. Uang Rp.20ribu itu adalah satu-satunya uang yang tersisa didompet pemuda itu.

Disisi lain pemuda itu harus berangkat kekantor pagi-pagi karena ada janji untuk mempersiapkan sebuah pertemuan. Tidak ada cara lain, ia harus kembali menaiki jembatan yang panjang itu untuk menukar uang dengan membeli sesuatu diwarung diseberang jalan.

Ketika pemuda itu berbalik badan hendak melangkah meninggalkan loket, tiba2 seorang bapak menyodorkan uang kecilnya kepada petugas loket. Ternyata bapak itu membeli dua buah karcis dan memberikannya kepada pemuda sebuah karcis. Sehingga pemuda itu dapat melanjutkan perjalanan menuju tempat kerjanya dengan menggunakan angkutan umum tersebut.

Di sepanjang perjalanan, pemuda itu merenungkan kejadian yang baru saja dialaminya. Kemudian ia teringat akan kejadian serupa yang terjadi di waktu silam. Tetapi yang berbeda adalah pada kejadian silam justru si pemuda yang membantu seorang korban pencurian yang sedang kebingungan karena uangnya hilang, sehingga tdk bisa membeli karcis.

Ya... Buah dari kebaikan adalah kebaikan. Perbuatan baik yang kita tabur tentu akan menuaikan kebaikan. Kebaikan belum tentu dituai ditempat yang sama pada saat kita menabur, tapi pasti terjadi pada waktu yang tepat disaat kita membutuhkannya.

Seperti dikisahkan dalam cerita tadi, dari perbuatan baik pemuda itu diwaktu yang lalu, pemuda itu menuai buah yang baik pula. So... Para sobat, janganlah bosan dan berhenti dalam melakukan perbuatan baik. Semoga kisah inspirasi di atas bermanfaat buat kehidupan anda.


Baca Selengkapya... »»  
3 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Motivasi Sukses : Menunda Fatal Akibatnya

by : Unknown | Time : 2.12.12 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan

Motivasi Sukses - Cerita ini adalah pengalaman pribadi dari teman saya, sebut saja namanya ibu Endang. Ibu Endang adalah seorang agen asuransi dari sebuah Perusahaan Asuransi Bergengsi.

Peristiwa "Menunda Fatal Akibatnya" ini bermula ketika ia menelpon calon nasabahnya yang ada di Serang Banten. Pada hari Selasa, ia (bu Endang) menelpon Prospeknya dan menanyakan apakah Prospeknya mau (jadi) membuka sebuah Polis Asuransi Jiwa darinya.

Ternyata setelah ia menelpon Prospeknya, sebut saja bernama pak Darto (bukan Darto Helm ya) ia mendapatkan konfirmasi positif bahwa Prospek nya berminat untuk membuka Polis dari bu Endang. Dengan senang bu Endang menginformasikan hal ini kepada rekan-rekannya yang kebetulan punya misi yang sama sebagai Agen Asuransi jiwa yaitu : "Memberikan Perlindungan Nilai Ekonomis para Pencari Nafkah agar Standard Hidup Keluarga yang sudah dinikmati pada hari ini tidak berubah walaupun si Pencari Nafkah telah Tiada"

Rekan-rekan dari Bu Endang pun ikut senang mendengarnya. Salah satu rekannya bertanya ke beliau "Kapan Pak Darto mau memberikan Dana (Premi) nya?". Bu Endang menjawab seperti ini "Pak Darto akan memberikan sebuah Cek Tunai kepada saya dan saya diperbolehkan kapan saja datang mengambil cek tersebut. Besok hari Rabu saya sudah boleh mengambilnya, tapi saya pikir saya akan pergi ambil hari Senin siang pada minggu depan aja"

Maklumlah, memang kantor Bu Endang di Jakarta dan tempat nasabah bu Endang di Serang Banten jaraknya lumayan jauh. Mungkin bisa memakan waktu 3 - 4 jam untuk perjalanan kesana.

Rekan-rekannya pun sekali lagi memberikan ucapan selamat kepadanya, karena ia telah berhasil melakukan Penutupan sebuah Polis (closing case).

Hari pun berlalu dan tibalah di Hari Selasa (1 minggu setelah bu Endang menelpon Prospeknya), salah seorang rekannya menemui bu Endang yang sedang tertunduk, tidak bersemangat. Rekannya bertanya kepadanya "Ada apa bu Endang? Apa yang telah terjadi? Koq mukanya kusut begitu? Padahal smalam kan harusnya ibu sudah berhasil melakukan closing dengan pergi mengambil cek dari Pak Darto"

Jawab bu Endang "Kemarin... hari Senen siang saya sampai ke kantornya Pak Darto, calon nasabah saya yang ingin memberikan Cek Tunainya kepada saya untuk membuka sebuah Polis dari saya. Ternyata Beliau sudah Tiada ...!!!"

"Loh kok bisa begitu ??" rekannya bertanya lagi.

"Pak Darto ketika hari Sabtu siang, yang baru pulang dari Kantornya ke arah rumahnya, di tabrak oleh sebuah Truk yang sedang mengangkut Lempengan Besi dan Baja. Hal tersebut mengakibatkan Pak Darto, Istrinya dan Supir Pribadinya tewas seketika dan mereka semua di Kuburkan pada hari Minggunya."

Rekan-rekan dari bu Endang terhenyak dan turut prihatin akan terjadinya hal ini.

Ya... hal seperti ini bisa menimpa siapa saja, namun yang saya sesalkan, kenapa bu Endang MENUNDA UNTUK MENGAMBIL CEK TUNAI yang telah dikonfirmasi boleh diambil kapanpun juga?

Padahal sejak hari Rabu, bu Endang telah boleh mengambil Cek Tunai itu. Kalau di ambil hari Rabu kan hal ini bisa memberikan sebuah Santunan Asuransi Kecelakaan yang menyatakan bahwa walaupun belum inforce namun ada clausula kecelakaan yang bisa memberikan santunan kepada anak/ Ahli Waris dari Pemilik Polis.

Harusnya bu Endang sadar bahwasannya:
"TIDAK ADA SEORANGPUN YANG TAHU KAPAN MALAIKAT MAUT ITU DATANG..!!"

Kita dapat mengambil Pelajaran dari Peristiwa di atas, Agen yang bagus sebaiknya :
"TIDAK BOLEH MENUNDA UNTUK SEGERA MEMPROSES PENGAJUAN ASURANSI JIWA DARI NASABAHNYA..."

Kita semua tahu bahwa :
"MENUNDA ITU BISA MENGAKIBATKAN HAL YANG SANGAT FATAL !"

Pertanyaannya : Apakah Anda yang hari ini masih menjalani Profesi sebagai Agen atau Leader di Asuransi jiwa masih ada Prospek Anda yang Menunda-nunda ?

Jika ada sebaiknya anda SEGERA MEMFOLLOW-UP calon nasabah anda.

Semoga hal ini bisa menjadi Perenungan dan Motivasi Sukses bagi Kita semua yang berprofesi sebagai agen asuransi.

Terima kasih telah membaca tulisan saya ini

Salam Sukses Selalu


Baca Selengkapya... »»  
0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Kamis, 29 November 2012

Motivasi Diri - Mana Lebih Mudah ?

by : Unknown | Time : 29.11.12 Label: Motivasi & Pengembangan Diri

Motivasi diri - Ketika anda berpikir negatif pada seseorang. Tanpa sadar, anda telah menghakimi orang tersebut.

Lebih mudah mana ?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka

Lebih mudah mana...?
Berusaha mensteril semua tempat agar tidak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri....

Lebih mudah mana.....?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tidak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tidak mudah tersinggung

Lebih penting mana.....?
Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik pada kita, melainkan bagaimana kita berusaha baik pada semua orang

Bukan orang lain yang buat kita bahagia, tapi sikap kita-lah yang menentukan, kita bahagia atau tidak.

Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses,
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur,
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi
KALAH, mencoba lagi
GAGAL, bangkit lagi
Jangan menyerah sebelum SUKSES

Tetap Semangat!!!


Baca Selengkapya... »»  
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Inspirasi : Seekor Anjing dan Majikannya

by : Unknown | Time : 29.11.12 Label: Inspirasi

Inspirasi - Sepasang suami-istri yg sudah dikaruniai seorang anak berumur 1 thn, hidup dengan bahagia. Mereka memelihara seekor anjing yg begitu setia. Sejak dari pacaran sampai sekarang setelah dikaruniai anak, anjing tersebut tetap setia menemani mereka. Anjing tesebut menjadi peliharaan, teman bermain, penjaga sekaligus pelindung keluarga. Bahkan telah dianggap menjadi bagian dalam keluarga mereka. Merekapun sangat menyayangi dan mempercayai anjing ini.

Suatu saat kedua suami istri ini keluar rumah dan meninggalkan anak mereka bersama anjing peliharaannya. Namun mereka lupa memberi makan anjing tersebut. Saat mereka pulang, mereka dikejutkan dengan tetesan-tetesan darah yg berserakkan dilantai. Kaget, takut dan khawatir bercampur aduk dalam benak mereka. Merekapun langsung berlari menuju kamar anaknya. Didepan pintu kamar, duduk anjing peliharaan itu dengan mulut yang masih meneteskan darah segar.

Histeris, kedua suami-istri berteriak. Siistri terduduk lemas dengan isak tangis, sedangkan sang suami langsung mengambil kursi yg ada diruangan, dan menghantamkanya bertubi-tubi kekepala anjing tersebut. Sianjing seolah pasrah menerima nasibnya tanpa berusaha menghindar sampai akhirnya mati.

Dengan perasaan hancur dan tangis yg semakin menjadi, kedua suami istri itu pun berpelukan. Dalam hati mereka tidakmenyangka telah kehilangan sang buah hati dan anjing peliharaan bersamaan. Dengan langkah lunglai, keduanya memasuki kamar. Betapa kagetnya mereka saat melihat anak mereka tertidur pulas diatas ranjang, sedangkan disamping ranjang tergeletak seekor ular yg sudah mati berlumuran darah. Mereka baru sadar ternyata... anjing peliharaan itu telah melindungi anak mereka dari ancaman si ular.

Dari cerita inspirasi tersebut kita dapat belajar bahwa "janganlah ceroboh dalam bertindak karena penyesalan salalu datang terakhir dan semua sudah berakhir..."

Tidak selamanya yg terlihat buruk itu buruk, dan tidak selamanya pula yang terlihat baik itu baik.

So.. Keep learning, because life is totally about learning....



Baca Selengkapya... »»  
2 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Motivasi Sukses : Sang Pemimpi Terhebat Di Dunia

by : Unknown | Time : 29.11.12 Label: Motivasi & Pengembangan Diri

Motivasi Sukses - Selamat malam para sobat... Lagi pada ngapain ni? Udah siap bermimpi malam ini. Kira-kira apa sih yang biasa para sobat mimpikan? Pastinya macam-macam mimpi sobat sekalian. Dan saya yakin banyak diantara para sobat yg sering memimpikan untuk menjadi seorang yg sukses, baik dalam kehidupan, ekonomi maupun dalam karir.
Sadar atau tidak sadar mimpi atau impian saudara sangat berperan dalam kesuksesan saudara. Tapi tentunya harus disertai tekad yg kuat dan kerja keras.

"Dreams are extremely important. You can't do it unless you not imagine it" - George Lucas

Motivasi Sukses - Banyak orang yang gagal dalam karirnya karena mereka bekerja atau melakukan aktivitasnya tidak dengan sebuah impian atau mimpi. Karena dengan mimpi tersebut, terjadilah sebuah transformasi yang mampu mengubah seseorang yang biasa-biasa menjadi luar biasa.
Kita boleh saja miskin harta, tapi jika masih kaya mimpi, suatu hari kelak akan bisa mewujudkan mimpi/keinginan kita. Akan tetapi, jika seseorang sudah miskin mimpi, tidak akan terjadi perubahan dalam hidupnya. Seperti yang dikatakan oleh orang-orang yang telah sukses bahwa “orang yang paling miskin bukanlah orang yang tidak memiliki harta, melainkan orang yang tidak punya mimpi/impian”.

Dibawah ini adalah nama 10 orang "Sang Pemimpi" terhebat di dunia, mari kita simak satu persatu, siapa sajakah mereka:

10. Martin Luther King, Jr
Martin Luther King memiliki mimpi yang begitu besar. Ia pernah berkata bahwa ia bermimpi suatu hari, orang-orang kulit hitam mempunyai hak dan derajat yang sama dengan orang-orang kulit putih di Amerika. Sampai saat ini, pesan dan mimpinya telah menginspirasi banyak orang untuk menghapus perbedaan tersebut.

9. Michael Jordan
Ia pernah ditolak masuk tim basket karena pelatihnya mengatakan ia tidak cukup tinggi untuk bermain basket. Akan tetapi, ia tidak peduli. Ia memiliki mimpi menjadi pemain basket ternama. Dengan latihan yang tanpa lelah, ia sampai saat ini menjadi pemain basket terbaik dan menjadi legenda yang tak tergantikan sampai sekarang.

8. Tiger Woods
Tiger Woods adalah salah satu pegolf terbaik di dunia saat ini. Ia juga menjadi salah satu olahragawan sukses yang berpenghasilan tertinggi. Tahukah Anda bahwa ia sudah memiliki mimpi menjadi pemain golf pada saat usianya baru 8 tahun? Di saat anak-anak SD seusianya masih senang bermain dan bersekolah, tapi ia sudah bermimpi menjadi pegolf nomor satu di dunia.

7. Bill Gates
Siapa yang tidak kenal Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia karena mendirikan perusahaan perangkat lunak raksasa, Microsoft. Ia memiliki mimpi bahwa suatu hari setiap rumah akan memiliki PC (Personal Computer). Meskipun ia tidak lulus kuliah alias Drop Out, tapi ia berhasil menjadi sukses seperti sekarang ini.

6. Kolonel Sanders
Ketika Sanders pensiun, ia mendapati dirinya hanya memiliki sedikit uang yang tidak cukup untuk menunjang hari tuanya. Maka dari itu, ia berusaha menjual resep ayam goreng ibunya ke berbagai penjual. Tapi semua orang menolak. Bukan hanya puluhan atau ratusan kali ditolak, tapi ia ditolak lebih dari seribu kali, tepatnya 1006 kali. Pada saat satu orang berikutnya bersedia membeli, selanjutnya tinggal sejarah dan KFC berdiri dan menyebar luas ke seantero dunia sampai saat ini.

5. Presiden Kennedy dari AS
Suatu hari, Presiden Kennedy dalam pidatonya pernah mengatakan ingin memberangkatkan manusia ke bulan. Apakah mimpinya didukung oleh para pendengar? Sama sekali tidak! Bahkan semua orang tertawa mendengarnya karena mimpi tersebut terkesan sangat mustahil alias mission impossible. Tapi sejarah membuktikan bahwa ia berhasil mewujudkan mimpinya yang dulunya belum pernah direalisasikan oleh orang lain.

4. Wright Bersaudara
Mereka hanyalah mekanik yang pekerjaannya memperbaiki sepeda. Lantas apa yang membuat mereka menjadi pemimpi besar? Suatu hari, mereka melihat burung yang bisa terbang bebas di udara. Mereka bertanya mengapa manusia tidak bisa seperti itu. Lalu dimulailah petualangan mereka membuat sesuatu yang bisa membawa manusia terbang.

Banyak orang mengatakan mereka sudah tidak waras. Di zaman itu, belum ada pesawat dan sangat masuk akal jika berpikir tidak ada benda yang bisa terbang mengingat gaya gravitasi bumi yang akan membuat semua benda jatuh ke tanah. Tapi, sampai suatu hari mereka berhasil membuat mesin pertama yang bisa terbang. Penemuan mereka termasuk salah satu yang terbesar dalam sejarah manusia.

3. Steve Jobs
Steve Jobs adalah pendiri perusahaan teknologi Apple yang baru saja wafat beberapa saat lalu. Ia dianggap sebagai salah satu penemu terbesar dalam sejarah umat manusia melalui berbagai produk teknologi yang diciptakannya. Ia juga dianggap seorang visioner yang tak tergantikan. Bagaimana tidak, ia berhasil mengangkat Apple yang hampir bangkrut menjadi perusahaan raksasa yang paling sukses dan bernilai saat ini. Ia berhasil mengubah dunia melalui teknologi. Produk ciptaannya yang revolusioner dan fenomenal antara lain: iPod, iPhone, iPad, MacBook dan lainnya.

2. Thomas Alva Edison
Saya yakin Anda pasti setuju jika Edison pantas masuk dalam jajaran pemimpi besar. Salah satu ciptaannya, bola lampu telah menerangi langit malam yang gelap menjadi terang benderang. Ia gagal sampai ribuan kali ketika mencoba menemukan bola lampu. Ia memiliki mimpi untuk menerangi dunia di malam hari. Bukan hanya bola lampu yang ditemukannya, tetapi juga lebih dari 1000 paten lain yang membuatnya menjadi penemu terbesar dalam sejarah. Bahkan di saat hari meninggalnya, presiden Amerika meminta seluruh rakyatnya memadamkan lampu listrik selama satu jam untuk mengenang jasanya.

1. Anda [Isi nama Anda sendiri]
Mungkin ini terkesan mengada-ada, tapi percayalah Anda layak menduduki posisi pertama. Setiap orang pasti punya mimpi, baik mimpi kecil, sedang maupun mimpi raksasa. Semua orang pasti bisa menjadi pemimpi terbesar dan mengubahnya menjadi kenyataan jika mengerahkan potensi dengan maksimal.

Lihatlah kembali 9 daftar sebelumnya. Mereka sama seperti Anda. Mereka dulunya juga biasa-biasa saja. Tidak ada kehebatan dan bakat khusus dalam diri mereka. Yang membedakan adalah mereka memiliki mimpi raksasa yang mengubah dunia. Anda juga bisa sukses seperti mereka.
Jika Anda mampu mewujudkan mimpi menjadi kenyataan, setidaknya Anda adalah pemimpi terbesar dan terhebat no.1 dalam hidup Anda. Percayalah, jika mereka saja bisa, Anda juga pasti bisa! Sekarang saatnya Anda memperjuangkan mimpi besar Anda dan menorehkan sejarah, setidaknya dalam hidup Anda. Ukirlah nama Anda, (minimal) karena telah berhasil mengubah hidup Anda dari biasa-biasa menjadi luar biasa!!

Ingat kawan, impian tanpa take action (tanpa berusaha) adalah mimpi di siang bolong (mimpi yang percuma saja). Jadi beranilah untuk menjadi sang pemimpi (berani bermimpi) dan harus selalu take action. Jika gagal fokuslah pada mimpi Anda kembali, supaya Anda tetap selalu semangat untuk mencobanya kembali. Sukses untuk kita semua.

Referensi: Motivasi Sukses



Baca Selengkapya... »»  
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Senin, 26 November 2012

Inspirasi : Pilih Teman Atau Musuh?

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: Inspirasi

Gmn para netters? Udah pada ngantuk belum? Kalau belum saya akan menceritakan satu kisah inspirasi lagi.

Dahulu kala, hiduplah seorang petani yang bertetangga dengan seorang yang berprofesi sebagai pemburu. Pemburu tersebut memiliki anjing-anjing galak yang sangat jago dalam berburu, tapi sayangnya anjing-anjing tersebut kurang terlatih. Anjing-anjing itu sering melompati pagar & mengejar-ngejar domba-domba milik Petani.

Petani itu lalu meminta tetangganya itu untuk menjaga anjing-anjing nya. Sayangnya si Pemburu tidak mau peduli. Hingga suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba Petani, sampai terluka parah. Petani itu marah dan merasa tidak sabar. Ia memutuskan pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.

Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dengan hati-hati lalu berkata, "Saya bisa saja menghukum Pemburu itu serta memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjing nya. Tetapi sebagai akibatnya anda akan kehilangan seorang TEMAN dan mendapatkan seorang MUSUH."

"Mana yang anda inginkan, Teman atau musuh yang menjadi tetangga anda?". Ujar si Hakim.

Petani itu menjawab, bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

"Baik, saya akan menawari kau sebuah solusi yang damai untuk kedua belah pihak. Domba-dombamu akan aman dan kamu akan tetap berteman dengan tetanggamu itu."

Mendengar solusi pak hakim, si Petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, Petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim, dia mengambil 3 domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada ketiga orang anak Pemburu. Karena merasa senang serta untuk menjaga mainan baru anak-anaknya, si Pemburu itu kemudian mengkerangkeng anjing-anjing pemburunya.

Maka sejak itu anjing-anjing si Pemburu tak pernah lagi menganggu domba-domba si Petani. Pemburu itu lalu mulai sering membagi hasil buruan pada si Petani. Sebagai balasannya Petani mengirimkan daging domba & keju buatannya. Dalam waktu singkat mereka menjadi sahabat yang sangat akrab.

Sebuah ungkapan inspirasi mengatakan: "Cara terbaik untuk mempengaruhi orang adalah dengan menggunakan CINTA KASIH."

Oleh karena itu, penuhilah kehidupan anda dengan cinta kasih, maka kebahagiaan akan menghampiri anda dengan sendirinya. - Inspirasi hidup


Baca Selengkapya... »»  
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Inspirasi : Segala Sesuatu, Selalu Ada Baiknya

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: Inspirasi

Met malam para netters... Malam ni saya akan menyajikan sebuah dongeng inspirasi buat anda sekalian. Moga-moga dongeng ini bisa menemani tidur anda, dan besok pagi anda akan terbangun dengan suatu semangat positif yang baru.

Kisah kali ni menceritakan tentang seorang raja yang sangat gemar berburu. Setiap kali berburu, ia selalu mengajak pembantu setianya. Hal yang istimewa dari pembantunya adalah, ia selalu berkata, "Untuk segala sesuatu selalu ada baiknya. Apapun yang dialami dan diterima dalam hidup selalu ada baiknya!"

Oleh karena itu, jika raja ingin berburu harimau dan hanya mendapatkan seekor kambing gunung, sang pembantu selalu mengingatkan, "Apapun yang didapat, selalu ada baiknya." Jika raja mendapatkan binatang buruan yang lebih kecil, ia pun mengatakan, "Inipun pasti ada baiknya."

Suatu hari, secara tidak sengaja jempol kaki kiri raja tertembak oleh senapannya sendiri. Sang pembantunya mengatakan, "Hal inipun pasti ada baiknya!" Namun perkataannya itu membuat raja marah. Semenjak itu raja tidak lagi mengajak pembantunya setiap kali berburu.

Suatu waktu sang raja melakukan perburuan sendirian. Ia ditangkap oleh suku pedalaman yang gemar makan daging manusia. Raja akan direbus dalam belanga besar. Sang kepala suku memeriksa raja dan mendapati bahwa raja tidak memiliki jempol kaki kiri. Sang raja tidak jadi dikorbankan karena cacat. Akhirnya raja dibebaskan.

Dari peristiwa itu sang Raja memahami bahwa perkataan pembantunya benar, "Untuk segala sesuatu selalu ada hal baik yang terkandung didalamnya." Sang raja bergegas pulang dan menjumpai pembantunya. Ia menceritakan semuanya dengan bersemangat. Pada akhir ceritanya sang raja berkata, "Sayang sekali kau tidak ada di sana bersama saya waktu itu sehingga tidak dapat merasakan ketegangannya!"

Mendengar hal itu, sang pembantu menjawab, "Saya tidak ada disana saat itupun ada baiknya. Jika saya ada di sana, bisa jadi baginda raja akan dibebaskan dan sayalah yang akan dimasak."

So... Berpikirlah positif untuk setiap hal yang anda alami dalam kehidupan anda. Positive thinking akan membuat semua hal yang kita kerjakan tampak lebih indah dan bermakna. Ingatlah dalam perjalanan hidup kita, Tuhan telah mempersiapkan rencanaNya yang terbaik.

Semoga tulisan saya kali ini bisa memberikan inspirasi baru buat kehidupan sobat-sobat sekalian.

Inspirasi
: # Be Positive, Be Happy




Baca Selengkapya... »»  
2 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Bersyukur Dengan Mengubah Sudut Pandang

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: Motivasi & Pengembangan Diri



Kisah
Motivasi & Pengembangan Diri kali ini menceritakan tentang seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 anak laki-laki. Urusan belanja, cucian, makan, kebersihan & kerapian rumah dapat ditanganinya dengan baik. Rumah tampak selalu rapi, bersih & teratur. Suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.

Cuma ada satu masalah, ibu yang pembersih ini sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal ini mudah sekali terjadi dan menyiksanya.

Atas saran keluarganya, ia pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.

Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, Virginia Satir tersenyum & berkata kepada sang ibu: “Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan”

Ibu itu kemudian menutup matanya.

“Bayangkan rumah ibu yang rapi dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?” Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.

Virginia Satir melanjutkan; “Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.”

“Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi”.

Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang, nafasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang. Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.

“Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu & kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu”.

Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasi tersebut.

“Sekarang bukalah mata ibu” Ibu itu membuka matanya

“Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu?”

Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.

“Aku tahu maksud anda” ujar sang ibu, “Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif”.

Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yang dikasihinya ada di rumah.

Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming) . Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita ‘membingkai ulang’ sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandang.

Terlampir beberapa contoh pengubahan sudut pandang :

Saya BERSYUKUR;

1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain

2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat dunia malam.

3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.

4. Untuk Tagihan kartu kredit yang cukup besar, karena itu artinya saya harus bekerja untuk bayar cicilan.

5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.

6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.

7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.

8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.

9. Untuk bunyi alarm keras jam lima pagi yang membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun dan masih hidup.

10. Dst …

Sungguh indah dan berbahagialah orang yang mampu mengendalikan pikirannya dan mengubah sudut pandang ke arah yang positif. Semoga kisah ini bisa memberi inspirasi dan memotivasi kehidupan kita semua menuju ke arah yang lebih baik..


Sumber: Buku Chicken Soup



Baca Selengkapya... »»  
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

3 Trik Bisnis Untuk Menarik Pelanggan Berbelanja Lebih di Toko Online

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: Bisnis

Salam sukses buat para netter yang sedang belajar bagaimana meningkatkan penjualan, baik yang melakukan bisnis online ataupun yang membuka toko. Pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sedikit tips yang diharapkan dapat membantu anda yang baru memulai bisnis, supaya penjualan anda meningkat.

Pada dasarnya..., setiap pelanggan yang mampir ke toko kita secara implisit menunjukkan bahwa mereka siap untuk mengeluarkan uang. Status pembahasan kali ini adalah pelanggan bukan calon pembeli atau baru beli. Jadi situasi sampai pada tahapan ini, kendali ada pada kita. Sekarang terserah Anda, apakah Anda akan menawarkan kepada pelanggan suatu produk yang dibutuhkannya saja atau mengarahkan mereka kepada kemungkinan-kemungkinan lain sehingga dapat meningkatkan nilai belanja mereka setiap kali transaksi berlangsung.

Pelanggan tidak boleh merasa terpaksa saat membeli sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkannya dan diinginkannya. Tunjukkanlah pada pelanggan Anda berbagai keuntungan yang akan di perolehnya dari transaksi tambahan yang ia lakukan. Didiklah pelanggan dan yakinkan mereka untuk membeli. Tapi jangan paksa dia. Jika perlu berilah ia contoh gratis karena Anda benar-benar yakin akan manfaat produk tersebut bagi pelanggan Anda.

1.) Ciptakan Transaksi Borongan

Cara ini sangat efektif dalam mendorong pelanggan untuk membeli lebih banyak lagi. Jadi Anda bisa mengemas produk anda dengan menggabungkan 2 atau 3 item dan dibuat menjadi satu paket dengan harga yang spesial. Berikan potongan harga untuk pembelian dalam jumlah besar. Pertimbangkan seberapa besar keuntungan yang ingin diraih dalam menentukan potongan harga. Hati-hati jangan sampai bisnis anda mengalami kerugian.

2.) Minta Mereka membeli lebih banyak

Tidak ada salahnya jika anda meminta pelanggan untuk membeli lebih banyak lagi. Anda dapat mempromosikan “beli satu dapat dua”, “diskon 10% untuk pembelian 2 unit” atau bisa juga anda menyarankan kepada pelanggan untuk membeli 2 unit atau ukuran yang lebih besar sebagai persediaan dirumah, untuk berjaga-jaga ketika ada situasi mendesak butuh produk tersebut tiba-tiba, jadi pelanggan tidak perlu repot-repot mencari lagi. Tentu saja akan menghemat uang dan waktu pelanggan.

3.) Penjualan Silang

Teknik ini cukup signifikan tingkat keberhasilannya. Lihat saja Resto Fast Food terbesar seperti McDonald. Kita selalu ditawarkan makanan lainnya, "Pudingnya pak? Kentangnya pak?" Prinsipnya kita menawarkan produk yang sejenis yang berkaitan dengan produk atau jasa yang dipilihnya. Toko Online juga ada fasilitas menampilkan produk yang serupa atau ada kaitannya ketika pelanggan memilih produk A, secara otomatis mesin toko online dapat kita setiing sendiri akan menampilkan produk B, Produk C dan Produk D. Namun jangan sampai terkesan terlalu memaksa, nanti lari pelanggan kita.

Sekian tips berbisnis online dari saya. Semoga bermanfaat.


Baca Selengkapya... »»  
2 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Sukses Menabung Dengan Menjadi Financial Planner Bagi Diri Sendiri

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan


Tabungan - Pada postingan kali ini saya akan mengulas bagaimana cara mengelolah keuangan bagi anda, para mahasiswa.

Kadang bagi mahasiswa yang sekaligus karyawan, uang adalah musuh terbesar yang menyeramkan. Disisi kemahasiswaan, uang yang di dapat tiap bulan dari gaji dipergunakan untuk beli baju, sepatu, tas dan perlengkapan hidup lainnya. Sedangkan disisi karyawan, uang yang didapat tiap bulan malah cenderung ingin digunakan untuk membayar uang semesteran. Ternyata memang ada dua kutub didalam diri setiap manusia, kutub Utara ingin berfoya-foya (buruk), kutub Selatan ingin menabung buat masa depan (baik). Mungkin diantara para netter sekalian ada yang belum bisa menyesuaikan kedua kutub tersebut.

And now, bagaimana menyeimbangkan kedua kutub tersebut agar kita bisa mendapatkan hiburan tapi kita juga bisa menabung untuk masa depan??

Well, sampai sekarang anda mungkin belum menemukan caranya. Secara singkat saya pernah mendengar adanya perencanaan keuangan perbulan dengan mencatat keperluan dan pengeluaran setiap bulannya. Mungkin anda pernah mencoba dan menerapkan hal itu tapi ternyata tidak berhasil. Yang terjadi umumnya malah jadi banyak bikin list kemauan saking banyaknya kemauan tiap bulan. Hehehe...

Oleh karena itu dalam mengelola keuangan dengan baik anda sangat membutuhkan Financial Planner yang membantu merencanakan keuangan anda setiap bulannya. Tapi sekarang anda tidak usah repot-repot lagi nyewa orang yang berprofesi sebagai financial planner. Semua orang sebenarnya bisa menjadi seorang Financial Planner bagi dirinya sendiri, termasuk juga anda. Menjadi seorang Financial Planner bukan hanya gelar profesi saja. Sebenarnya kita bisa menerapkan profesi Financial Planner dalam diri kita dari dengan mengelola uang yang kita miliki. Kalau anda bisa menjadi Financial Planner untuk uang anda sendiri, pasti anda juga bisa menjadi Financial Planner untuk orang lain. Financial Planner untuk diri sendiri tentunya akan menolong kita untuk merencanakan keuangan agar tujuan dan keinginan yang kita inginkan bisa terealisasi.

Sekarang siapa sih yang merasa pendapatan atau gajinya tiap bulan cukup untuk kebutuhan?

Sebagai contoh saya akan menguraikan kesalahan yang sering terjadi dalam mengelola keuangan pribadi :

Uang yang didapat tiap bulan Rp. 5,000,000.- (misalnya).

List bulan ini (contoh), tulis di kertas notes beserta tujuan penggunaan uang tersebut :

1. Bayar kuliah untuk semester genap Rp. 3,000,000.-
2. Beli baju, sepatu, tas dan macam perlengkapan hidup Rp. 500,000.-
# total pengeluaran : Rp. 3,500,000.- #

3. Nabung buat beli laptop baru tiap bulannya Rp. 500,000.-
# total nabung : Rp. 500,000.- #

4. sisa gaji Rp. 1,000,000.- untuk pegangan selama satu bulan.

Kalau dipikir-pikir secara mendalam, perencanaan keuangan tersebut saja sudah berantakan. Tapi yang lebih parahnya lagi, semua perencanaan diatas kadang tidak terealisasi.

Nyatanya adalah :

1. Beli laptop yang harganya Rp.4,000,000.- (padahal kalau dipikir-pikir kegunaannya belum terlalu penting, dan niatnya membeli laptop dengan cara menabung. Tapi nyatanya...? Karena kebelet pengen punya laptop, akhirnya dibeli dengan terpaksa)

2. Uang kuliah dan kebutuhan sehari-hari dienyahkan, alias uang habis buat beli laptop.

Dan apa yang terjadi?

Untuk uang keseharian dan uang kuliah tidak terealisai, dan untuk menunjang kebutuhan tersebut jalan pintas yang dilakukan oleh setiap manusia ialah dengan cara berhutang atau berpuasa. Tapi gak mungkin juga kan yah... puasa gara-gara berhemat.

Yang namanya hutang itu monster terbesar dalam sistem keuangan setiap manusia. Well... kata orang, kalau mau sukses harus ngutang dulu. Siapa bilang? Nyatanya mengutang untuk bayar kuliah dan makan sehari-hari akan membuat suatu kecanduan besar. Tiap bulan kita malah akan terpikir untuk membeli hal-hal yang tidak diperlukan terlebih dahulu, karena mengentengkan nilai uang dengan berhutang dan akhirnya ujung ujungnya ngutang lagi... ngutang lagi...

Makanya jangan sekali-kali mencoba berhutang. Mungkin sebagian dari anda udah tau rasanya bagaimana dikejar-kejar hutang. Pasti kapok deh...!

Untuk itu saya punya sedikit tips untuk menjadi financial planner gadungan..hehehe

Caranya yaitu buat bermacam-macam rekening tabungan khusus untuk perencanaan setiap bulan. Kalau males bikin rekening dan males banget sama biaya administrasi bank, anda bisa buat tabungan sendiri dirumah. Tentunya kalau mau nabung dirumah, anda harus punya tekad dan niat untuk tidak mengambil uang tersebut.

Rincian rekening tabungan khusus :

1.) Rekening Masa Depan
- Uang kuliah
- Uang buku
- Uang tugas buat kuliah
- Uang kegiatan kegiatan kuliah

2.) Rekening Pemborosan
- Uang makan sehari-hari
- Uang untuk belanja tas, baju, sepatu dan untuk perlengkapan lainnya

3.) Rekening tabungan deposito pribadi

Uang didalam rekening ini khusus untuk menabung, minimal tiap bulan harus diisi, walaupun cuma Rp.50.000,- dan tidak boleh diambil sama sekali.

Nah kalau sudah begitu, kita sudah punya budget. Kalau mau ngeluarin uang, tinggal ambil uang dari rekening itu dan keluarkan uang sesuai selera. Terlepas dari semua itu, ingat... Anda harus punya niat dan tekad yang kuat. Kalau uang di rekening 1 sudah habis jangan sekali-kali mencoba mengambil uang rekening yang lainnya.

Contoh : kalau uang di rekening pemborosan sudah habis, jangan sekali kali ambil uang di rekening masa depan.

Sekian tips dari saya... Semoga dapat membantu anda dalam mengelolah keuangan dan tabungan masa depan anda.


Baca Selengkapya... »»  
72 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Tips Asuransi : Cara Memperbesar Kemungkinan Closing

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan



Tips Closing Agen Asuransi - Met malam guyz... Menjurus pada postingan saya sebelumnya tentang Rahasia Sukses Agen Asuransi, mungkin sebagian dari anda setelah membaca postingan tersebut masih merasa bingung dan bertanya-tanya. Bagaimana sih caranya supaya closing menjadi lebih mudah?, padahal anda sudah melakukan semua tips dari postingan sebelumnya, yaitu dengan mengubah style penampilan anda. Sebenarnya kunci kesuksesan seorang agen asuransi bukan hanya tergantung pada penampilan yang good looking. Dalam hal ini prospek atau proses negosiasi dengan calon nasabah juga memegang peranan yang sangat penting.

Saya yakin bahwa semua orang pasti setuju kalau seorang sales atau pamasar bisa dibilang jago dan master kalau sudah bisa menjual polis asuransi. Kenapa? Jelas saja... menjual asuransi adalah salah satu perkerjaan “terberat” dan “termulia” di alam semesta ini. Karena dalam menjual asuransi itu dibutuhkan mental yang sangat kuat. Seorang agen asuransi yang sukses pasti akan melewati penghinaan dan cercaan saat menjual asuransi. Belum lagi tantangan mental dari dia sendiri yang takut claim dari klien nya tidak dibayar.

Jadi untuk menjadi seorang agen asuransi yang sukses tidaklah mudah, tetapi tidak sulit asal tau caranya. Ada berbagai buku yang mengajarkan cara-cara berjualanan asuransi yang bisa membuat proses penjualan menjadi lebih mudah. Daripada anda capek-capek anda beli, mendingan kita simak dulu tips-tips berikut:

1.) Anda harus sadar ada hitungan atau rumus dalam penjualan asuransi, misalnya setelah prospecting 10 orang akan closing 1. Jika anda tahu dan sadar dengan proses tersebut anda akan lebih semangat dan terus prospecting dengan semangat pantang menyerah (heheh...). Biasanya sih kalau agent properti 100 prospecting cuma dapat 1 closing, jadi masih lebih mudah jadi agen asuransi kan?

2.) Jaga semangat dan ilmu anda, anda bisa mengikuti seminar-seminar motivasi yang dibuat oleh perusahaan asuransi tempat anda bekerja atau seminar dari pembicara nasional, seperti Tung Desem Waringin, James Gwee dan siapapun orangnya. Sesemangat apapun kalau terus menerus ditolak, pasti akan jenuh dan bosan juga. Karena itulah anda juga harus belajar cara berjualan yang baik dan benar dari yang terbaik di bidang anda. Bisa leader-leader anda, atau agen-agen terbaik di perusahaan anda. Sehingga probabilitas keberhasilan akan semakin besar.

3.) Mintalah refrensi dari klien-klien anda, dan minta tolong kepada klien anda untuk memberi tahu kepada teman-teman mereka kalau asuransi itu penting. Minta supaya klien anda menceritakan kredibilitas dari perusahaan anda. Mayoritas orang akan lebih percaya pada temannya dari pada orang asing yang tiba-tiba datang menawarkan asuransi kepadanya.

4.) Saat kedatangan pertama anda jangan langsung menawarkan asuransi. Usahakan untuk menjadi teman dan membina hubungan dahulu dengan prospect anda. Seperti yang tadi saya katakan, mayoritas orang akan lebih terbuka dan lebih senang berbicara kepada temannya dari pada kepada agen asuransi yang tiba-tiba datang untuk menawarkan asuransi.

5.) Agen asuransi banyak di Indonesia. Jadi anda harus selalu fokus dalam memberikan nilai tambah agar anda dinilai berbeda dari pada yang lain. Bisa anda lakukan dengan membuat website yang memberikan informasi seluruh seluk-beluk tentang asuransi anda, sehingga jika nasabah anda butuh informasi yang cepat tentang cara claim dan lain-lain, mereka bisa langsung akses secara cepat ke website pribadi anda. Bisa juga anda lakukan dengan datang berdua dan menawarkan jasa doubel agent, sehingga jika nanti nasabah butuh bantuan anda segera dan anda benar-benar sedang sibuk, nasabah anda bisa menghubungi agen yang satunya lagi. Dengan sistem tersebut anda bisa menjamin layanan untuk nasabah anda.

6.) Jangan datang untuk merampas uang mereka, tapi datanglah untuk membantu masalah mereka. Coba diskusikan dan gali masalah-masalah keuangan dan kesehatan, serta masa depan prospect anda. Kemudian tawarkan bantuan untuk mereka, sehingga mereka akan senang karena merasa dibantu dan anda sendiri tidak akan meresa terlalu kecewa jika penawaran ini gagal. Karena dalam hal ini, anda yang mau membantu, jika prospect tidak mau dibantu ya cari yang lain yang mau dibantu...

7.) Pahami seluruh materi dan product knowledge dari perusahaan anda, sehingga jika ada prospect anda yang bertanya sesuatu anda dapat menjawab dengan mantap dan dapat menghilangkan keraguan dari prospect anda.

8.) Mayoritas prospect akan menanyakan tentang cara claim, ini persoalan yang paling krusial, jadi anda harus dapat membuktikan dan meyakinkan prospect kalau perusahaan anda menjamin claim akan dibayarkan dan proses claim pun tidak akan bertele-tele.

9.) Beritahu semua hal-hal yang penting, termasuk dokumen-dokumen untuk claim, sehingga mereka tidak akan merasa bingung saat nanti akan mengajukan claim dan dapat menghilangkan keraguan mereka tentang perusahaan asuransi.

10.) Beritahu mereka kenapa harus beli asuransi sekarang bukan nanti, bukan ketika sudah sakit. Beritahu apa keuntungan jika ambil sekarang dan kerugian jika tidak ambil sekarang.

11.) Jika anda masih melihat keraguan dari prospect anda, anda bisa menanyakan satu pertanyaan yang sangat powerfull, yaitu: “Supaya anda mau beli syaratnya apa?” asalkan masuk akal dan dapat anda kabulkan silahkan penuhi permintaan dari calon nasabah anda.

12.) Jumlah penduduk Indonesia lebih dari 170 juta jiwa yang telah memiliki KTP, jadi kalau satu orang gagal, masih banyak yang lainnya. So... Keep strong and don't give up.

13.) Pernah nonton film kungfu panda? Jika belum saya sangat sarankan anda untuk menonton film ini. Kenapa? Karena ada suatu pesan yang sangat dahsyat didalam film ini, yaitu “The Secret is no secret”. Wowww.. Memang benar... dalam setiap usaha, untuk mencapai kesuksesan, rahasianya adalah "tidak ada rahasia". Anda bisa mulai menjual asuransi dengan style anda, dengan gaya anda, dengan ilmu yang berbeda beda. Trus mencoba, mencari dan menerapkan gaya mana yang paling bisa memperbesar kemungkinan closing dari prospecting anda.


Semoga sukses...



Baca Selengkapya... »»  
1003 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Rahasia Sukses Menjadi Agen Asuransi

by : Unknown | Time : 26.11.12 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan



Salam sukses buat para agen asuransi dimanapun anda berada. Bagimana dengan jumlah nasabah anda? Pasti sudah banyak donk tentunya... Nah pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan sedikit tips tentang bagaimana menjadi seorang agen asuransi yang sukses...

Dalam bisnis asuransi, kualitas dan kegigihan individu jauh lebih berperan. Jika ditekuni dengan benar, agen asuransi akan berhasil mencapai target yang ditetapkan.

Apa sebenarnya modal dasar seorang agen asuransi? Paling penting adalah persiapan hati dan perasaan, agar tak luluh lantak saat didera penolakan demi penolakan.

Berjanjilah dalam hati untuk terus mencari dan mendatangi prospek. Prospek adalah orang atau organisasi yang dianggap potensial membeli polis asuransi.

Kalau keyakinan sudah terbentuk, dukunglah dengan penampilan. Bukan berarti seorang agen top harus cantik dan ganteng. Tampang pas-pasan pun banyak yang sukses, asal "dikemas" dengan lebih menarik. Ini bukan omong kosong, lantaran buktinya sudah bejibun.

Sebuah survey membuktikan, 99% prospek teramat sangat peduli pada pertemuan pertamanya dengan sang agen. Saat itu, mereka bisa langsung jatuh cinta atau sebaliknya, benci sampai mati. Survey juga menunjukkan, korelasi tingkat kegagalan agen dengan penampilam cukup signifikan.

Catat, 85% calon nasabah enggan membeli asuransi dari agen yang berpakaian kurang rapi. Detailnya, 64% karena sepatu agen tidak mengkilap, 62% lantaran parfum dan tata rias terlalu mencolok. Sementara, 58% beralasan karena warna setelan dan dasi tak pas, 42% akibat jari tangan dan kuku sang agen kotor, 42% karena pakaian agen tak serasi, serta 40% lantaran posisi ikat pinggang di bawah pusar.

Nah, setelah busana dan penampilan tak lagi bermasalah, agen perlu mengetahui filsafat menjual. Intinya kira-kira, seorang agen profesional bukan dilahirkan, tapi dibentuk. Semakin tinggi jam terbang, (mestinya) kinerjanya kian bagus. Agen juga kudu yakin pada produk yang dijual. Pelajari juga kode etik agen asuransi, karena disitu ada nilai-nilai korps dan pantangan-pantangan yang harus dijauhi.

Maka tibalah saatnya melangkah "keluar". Sebelum berbicara dengan prospek, agen harus tahu luar-dalam produk yang mereka tawarkan, apapun jenis asuransinya. Artinya, ia harus tahu manfaat utama, kelemahan, sekaligus kekuatan produknya. Termasuk harga dan biaya-biaya yang harus dikeluarkan prospek.

Penelitian lagi-lagi menunjukkan, prospek lebih suka agen yang bicara terus terang, jujur dan apa adanya. Jika memang ada risiko yang harus ditanggung nasabah, bahaslah kemungkinan itu sejak awal.

Selanjutnya, dilakukan perburuan prospek. Nama-nama calon nasabah berpotensi bisa didapat dari pelanggan yang sudah ada, teman, kerabat, klub profesional, artikel surat kabar dan majalah, mailing list, hingga beragam direktori. Cobalah membuat daftar.

Jika prospek sudah berkeluarga, upayakan melakukan presentasi borongan di hadapan suami istri. Survey membuktikan, keputusan untuk membeli memiliki persistensi jauh lebih tinggi bila melibatkan pasutri (pasangan suami istri). Ketimbang diputuskan sepihak, baik pihak istri maupun suami.

Sekian tips dari saya untuk menjadi agen asuransi yang sukses. Moga-moga nasabah anda semakin bertambah banyak dengan penampilan dan style anda yang baru.


Baca Selengkapya... »»  
2 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Sabtu, 24 November 2012

Kisah Sukses : Jim Carrey

by : Unknown | Time : 24.11.12 Label: Kisah Sukses



"Before I do anything, I think, well what hasn’t been seen. Sometimes, that turns out to be something ghastly and not fit for society. And sometimes that inspiration becomes something that’s really worthwhile."

Selamat sore sobat netter. Nah pada kesempatan ini, cerita Jim carrey akan menjadi sang inspirasi kita. Bagi yang hobi nonton movie tentunya tau donk dengan sosok jim carrey, artis yang terkenal lewat kekocakan nya di film "Ace Ventura". Namun tahukah anda dibalik kesuksesannya itu, Jim carrey yang dilahirkan di keluarga yang ‘kurang beruntung’. Ayahnya seorang pemain saksofon. Ayahnya memiliki cita-cita untuk menjadi artis bersama band yang ia rintis bersama teman-temannya. Sayangnya, ayah Jim Carrey harus menghapus cita-citanya karena dia menghadapi keadaan ekonomi yang buruk, sehingga dia menjadi seorang akuntan.

Ibu dari Jim carrey adalah gadis yang menarik dan penuh kasih sebelum ia menderita penyakit hipokondria (depresi jiwa yang terjadi karena imajinasi semata). Setiap hari Jim melakukan gerakan-gerakan yang lucu untuk menghibur ibunya dan membuatnya tertawa. Namun Jim tidak melakukannya di sekolah karena dia terkenal sebagai seorang pemalu.

Suatu hari Jim merenung, ia berpikir bahwa apa yang dia lakukan untuk ibunya bisa dijadikan alat untuk menarik perhatian teman-temannya di sekolah. Benar saja saat istirahat sekolah Jim mulai mempraktekan apa yang biasa dilakukannya di depan ibunya dan teman-temannya terhibur. Karena kebiasaanya melucu dan membuat kelasnya tertawa, gurunya sampai memberikan jatah istirahat 15 menit lebih awal untuknya asalkan ia mau menjaga ketenangan kelas saat pelajaran berlangsung.

Ayah Jim tiba-tiba diberhentikan dari pekerjaannya sebagai akuntan dan membuat kondisi ekonomi keluarga Jim semakin berat. Mereka mau tidak mau menjual barang-barang yang mereka miliki. Rumah tinggal pun ikut dijual. Jim harus berhenti sekolah di usia yang baru 16 tahun. Jim sekeluarga berangkat ke Toronto. Di sana, ayah Jim bekerja serabutan. Mereka tinggal di dalam mobil Van yang mereka miliki!! Akhirnya Jim mendapat kesempatan untuk bekerja di salah satu klub komedi.

Jim bukannya mendapat pujian, ia mendapat cemoohan!! Namun Jim belajar ilmu baru dari kejadian tersebut. Jim belajar bahwa orang-orang di sana menyukai gaya jim yang menirukan orang lain seperti pejabat, artis, dll. Jim menggunakan ilmu yang ia pelajari untuk terus berkeliling dari satu klub ke klub lainnya. Jim sadar akan bakat dan potensi yang ia miliki, lalu ia pindah ke Los Angeles. Ia mulai mencari klub disana dan menawarkan diri untuk bekerja disana sebagai komedian. Ia mulai bekerja dan mendapat penghasilan sebesar $1000/bulan yang ia gunakan untuk membayar penginapan tempat dimana ia tinggal.

Satu kali Rodney Dagerfield menyaksikan aksi Jim. Jim ditawari untuk penampilan rutin dengan bayaran yang lebih tinggi. Hidupnya pun mulai berubah. Sampai pada satu hari Jim mulai merenung kembali tentang apa yang ia jalani selama ini. Ia sadar betul bahwa aksi andalannya adalah menirukan gaya orang lain. Dia tidak menjadi dirinya sendiri!!

Ia mulai melakukan komedi dengan gayanya sendiri. Lalu Rodnye berkata pada Jim “mereka menganggapmu aneh Jim”. Kontrak kerjanya diputus dan Jim mulai mencari pekerjaan kembali. Jim berkeliling kota untuk menemukan pekerjaan. Akhirnya Jim mendapatkan peran kecil disebuah komedi berjudul “The Duct Factory” pada usia 22 tahun.

Sampai Jim usia 25 tahun tidak ada perubahan apapun dalam hidupnya. Saat jim berusia 26 tahun Jim diberi peran oleh Damon Wayans di sebuah sketsa komedi yang berjudul “Living Color”. Melihat penampilannya disana Jim ditawari untuk mengisi peran di sebuah film baru yaitu Ace Ventura. Jim menolak karena tidak sesuai dengan keinginannya untuk menampilkan ciri khas komedi Jim.

Selang beberapa tahun, Jim menerima tawaran Ace Ventura. Ia bebas memodifikasi naskah film untuk disesuaikan dengan karakternya. Empat bulan waktu yang dihabiskan oleh Jim untuk memodifikasi naskah film. Jim menerima bayaran sebesar $12juta dan produser film sudah pasrah dengan apa yang dilakukan oleh Jim.

Setelah diproduksi Ace Ventura menjadi film HITS uang menghasilkan lebih dari $70jt (sangat tinggi untuk ukuran film komedi saat itu), Itulah awalnya, di usia 34 tahun, Jim carrey mulai menjadi salah satu ‘bintang’ seperti yang ia cita-citakan sebelumnya.

Mau tau tips sukses Jim Carrey ?

Ketika Jim Carrey di wawancarai di Stasiun televisi di negaranya dan di tanya kiat keberhasilannya, Jim Carrey bercerita :

Seseorang yang sebelumnya telah mempunyai impian, secara tidak sadar telah teracuni oleh ejekan cacian dan hinaan mungkin dari kalangan keluarga, teman, bahkan dari orang yang kita sayangi. Sehingga secara tidak sadar impian yang telah kita rancang dan kita rencanakan secara perlahan-lahan akan terbunuh dan tidak sadar kita telah menjadi seorang pengecut dan seorang yang pecundang di mata teman-teman, keluarga, dan orang yang kita cintai.

Untuk mengantisipasi semua itu kita harus memiliki impian yang telah divisualisasikan, sebagai contoh : memilki impian memiliki uang US$ 100.000.000,-. Padahal dia tidak memiliki pekerjaan yang sesuai untuk mendapatkan uang sebegitu besarnya.

Tapi dia memiliki Impian yang di visualisasikan dengan selembar cek kosong yang di isi tulisan US$ 100.000.000,-

Secara tidak sengaja setelah dia mengalami kegagalan dalam sebuah audisi casting dia selalu melihat cek tersebut dan mengatakan sambil menunjuk pada cek tersebut “SAYA PASTI BISA MEMILIKI INI…..!!!” dan itu dilakukan secara terus menerus disaat dia mengalami kegagalan.


Secara tidak sadar, Jim Carrey telah memberikan sugesti pada dirinya sendiri untuk menjadi orang sukses yang memiliki uang sebanyak itu dan dia akan tetap semangat walaupun dia menglami kegagalan terus. sampai-sampai mentalnya menjadi sekuat baja.

Setelah berhasil menjadi pemeran utama film “The Mask”, akhirnya Jim Carrey berhasil menerima Uang sebesar US$ 100.000.000,- yang sebelumnya hanya menjadi impian untuk memotivasi dirinya.

"Jangan takut untuk bermimpi besar, jangan takut untuk memulainya dari nol, karena semua hal besar, berawal dari mimpi yang besar!"

"Dan tidak semua hal besar diawali dari apa yang besar, semuanya itu berawal dari hal kecil yang terus dikembangkan menjadi besar dan menjadi sangat besar, karena sebuah keteguhan dalam usaha pencapaiannya."


Salam SUKSES Dunia Akhirat


Baca Selengkapya... »»  
2 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Kisah Sukses : Eka Tjipta Wijaya (Bos Group Sinarmas)

by : Unknown | Time : 24.11.12 Label: Kisah Sukses



Kisah Sukses - Siapa yang mengira konglomerat Eka Tjipta Wijaya dulunya orang miskin. Jumlah perusahaannya saja hampir 200 buah dengan 70 ribu karyawan. Tapi, itulah kenyataannya. Untuk ke Indonesia saja, orangtuanya berutang pada rentenir. Eka yang baru berusia sembilan tahun. berangkat ke Makassar bersama ibunya pada 1932, menyusul ayahnya yang sudah lebih dahulu tiba. ”Kami berlayar tujuh hari tujuh malam. Lantaran miskin, kami hanya bisa tidur di tempat paling buruk di kapal, di bawah kelas dek. Mau makan masakan enak, tak mampu. Ada uang lima dollar, tetapi tak bisa dibelanjakan. Karena, untuk ke Indonesia saja kami masih berutang pada rentenir, 150 dollar,” ungkap lelaki yang lahir pada 3 Oktober 1923 ini.

Tiba di Makassar, Eka kecil yang masih bernama Oei Ek Tjhong, segera membantu ayahnya di toko kecil yang dimilikinya. Tujuannya jelas, segera mendapatkan 150 dollar guna dibayarkan kepada rentenir. Dua tahun kemudian, utang itu terbayar, dan toko ayahnya bertambah maju. Eka pun minta disekolahkan, tapi menolak duduk di kelas satu.

Tamat SD, Eka tak bisa melanjutkan sekolahnya. Lagi-lagi karena masalah ekonomi. Ia pun mulai berjualan keliling kota Makassar, menjajakan biskuit dan kembang gula. Hanya dua bulan, ia sudah mengail laba Rp20, jumlah yang besar untuk masa itu. Ketika itu harga beras masih tiga sampai empat sen per kilogram. Melihat usahanya berkembang, Eka membeli becak untuk mengangkut barangnya.

Namun, ketika usahanya tumbuh subur, datang Jepang menyerbu Indonesia, termasuk Makassar. Usahanya hancur total dan ia menganggur. Tak ada barang impor/ekspor yang bisa dijual. Keuntungan Rp2.000 yang dikumpulkannya dengan susah payah selama beberapa tahun, habis dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Di tengah harapan yang nyaris putus, Eka mengayuh sepeda bututnya, keliling kota Makassar. Di Paotere (pinggiran Makassar, kini salah satu pangkalan perahu terbesar di luar Jawa), ia melihat ratusan tentara Jepang sedang mengawasi ratusan tawanan pasukan Belanda. Bukan tentara Jepang dan Belanda itu yang menarik perhatian Eka, melainkan tumpukan terigu, semen dan gula, yang masih dalam keadaan baik. Otak bisnis Eka segera berputar. Secepatnya ia kembali ke rumah dan membuat persiapan untuk membuka tenda di dekat lokasi itu. Rencananya, ia akan menjual makanan dan minuman kepada tentara Jepang yang ada di lapangan kerja tersebut.

Keesokan harinya, masih pukul empat subuh, Eka sudah berada di Paotere. Ia membawa kopi; gula; kaleng bekas minyak tanah yang diisi air; oven kecil berisi arang untuk membuat air panas; cangkir; sendok dan sebagainya. Semua alat itu ia pinjam dari ibunya, termasuk enam ekor ayam dipinjam dari ayahnya.. Ayam itu kemudian dipotong dan dibikin ayam putih gosok garam. Dia juga meminjam masing-masing satu botol whiskey, brandy dan anggur dari teman-temannya.

Jam tujuh pagi, Eka sudah siap berjualan. Tak lama kemudian, 30 orang Jepang dan tawanan Belanda mulai datang bekerja. Tapi, sampai pukul sembilan, tak ada pengunjung. Eka berusaha mendekati bos pasukan Jepang, lalu mentraktirnya makan dan minum di tenda. Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan bawang putih, serta minum dua teguk whiskey gratis, si Jepang mengatakan, joto. Setelah itu, semua anak buahnya dan tawanan diperbolehkan makan serta minum di tenda Eka. Dan, Eka pun minta izin untuk mengangkat semua barang yang sudah dibuang, ke rumahnya. Ia pun mulai bekerja keras, memilih apa yang dapat dipakai dan dijual. Ia pun belajar bagaimana menjahit karung.

Dalam keadaan perang seperti itu, suplai bahan bangunan dan barang keperluan sehari-hari memang sangat kurang. Karenanya. barang-barang yang ia peroleh dari puing-puing itu menjadi sangat berharga. Terigu misalnya, semula dijual Rp50 per karung, lalu dinaikkan menjadi Rp60, dan akhirnya Rp150. Sedangkan semen dijual Rp 20 per karung, kemudian Rp40.

Naluri bisnis ayah delapan anak ini semakin berkembang. Saat seorang kontraktor hendak membeli semennya untuk membuat kuburan orang kaya. Eka menolaknya. Lalu, Eka beralih menjadi kontraktor pembuat kuburan orang kaya. Setelah semen dan besi betonnya habis, ia pun berhenti sebagai kontraktor kuburan. Begitulah Eka. Setelah itu, ia berdagang kopra. dan berlayar berhari-hari ke Selayar (Selatan Sulsel), serta sentra-sentra kopra lainnya untuk memperoleh kopra murah. Eka mereguk laba besar, Tetapi, tiba-tiba Jepang mengeluarkan peraturan bahwa jual beli minyak kelapa dikuasai oleh Mitsubishi yang membeli Rp1,80 per kaleng. Padahal, di pasaran harga per kaleng Rp6. Eka rugi besar dan nyaris bangkrut. Terpaksa ia mencari peluang lain. Berdagang gula, lalu teng-teng (makanan khas Makassar dari gula merah dan kacang tanah), wijen, serta kembang gula. Tapi ,ketika mulai berkibar, harga gula jatuh, Eka rugi besar. Modalnya habis dan bahkan ia berutang. Untuk menutup utang dagangnya, ia terpaksa menjual mobil dan perhiasan keluarga, termasuk cincin kimpoi. Tapi, Eka tetap tegar. Kali ini, ia mencoba bidang leveransir dan aneka kebutuhan lainnya. Namun, usahanya masih jatuh bangun. Ketika sudah berkibar pada 1950-an, muncul Permesta. Barang-barang dagangannya, terutama kopra habis dijarah oknum Permesta. Modalnya habis lagi. Namun, Eka bangkit lagi, dan berdagang lkembali.Jatuh bangun seolah merupakan hal biasa bagi Eka.

Usahanya baru benar-benar melesat dan tak pernah jatuh lagi setelah masa Orde Baru. Era Orde Baru, menurut Eka, “memberi kesejukan era usaha”. Pria bertangan dingin ini mampu membenahi aneka usaha yang semula “tak ada apa-apanya”, menjadi “ada apa-apanya” Bisnis Eka mulai merambah. Dari bisnis kertas, perbankan, perkebunan dan pabrik kelapa sawit, perkebunan teh, sampai bisnis properti.

“Saya sungguh menyadari, saya bisa sukses seperti sekarang karena Tuhan Maha Baik. Saya sangat percaya Tuhan, dan selalu ingin menjadi hamba-Nya yang baik,” katanya mengomentari suksesnya kini. “Kecuali itu, hematlah,” tambahnya. Ia menyarankan, kalau hendak menjadi pengusaha besar, belajarlah mengendalikan uang. Jangan laba hanya Rp100, belanjanya Rp.90. Dan kalau untung cuma Rp.200, jangan coba-coba belanja Rp210.

Setelah 58 tahun berbisnis dan bergelar konglomerat, Eka mengatakan, ia pribadi sebenarnya sangat miskin. “Tiap memikirkan utang berikut bunganya yang demikian besar, saya tak berani menggunakan uang sembarangan. Ingin rehat susah, sebab waktu terkuras untuk bisnis. Terasa benar tak ada waktu menggunakan uang pribadi,” keluhnya. Hendak makan makanan enak, lanjutnya, sulit karena makanan enak rata-rata berkolesterol tinggi.

Inilah ironi, kata Eka. Dulu ia susah makan makanan enak karena miskin. Kini ketika sudah “konglomerat”, ia tetap susah makan enak, karena takut kolestrol. Usianya yang hampir 86 tahun, menuntutnya untuk menjaga kesehatan secara ketat dan prima.

Perusahaan yang dimilikinya sekarang di antaranya pabrik kertas Tjiwi Kimia; perkebunan dan pabrik kelapa sawit di Riau; Perkebunan dan pabrik teh; Bank Internasional Indonesia (BII); Pabrik pulp dan kertas PT Indah Kiat ; ITC Mangga Dua; ruko; apartemen Green View di Roxy, dan Ambassador di Kuningan.

Referensi : Tips Sukses Dalam Bisnis ala Eka Tjipta Wijaya



Baca Selengkapya... »»  
105 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Jumat, 23 November 2012

Motivasi : 4 Tipe Manusia Dalam Menghadapi Tekanan Hidup

by : Unknown | Time : 23.11.12 Label: Motivasi & Pengembangan Diri



“Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh dan menjadi sukses” (John Gray)

Hidup kita memang tidak lepas dari berbagai tekanan. Lebih-lebih, hidup di alam modern ini yang menyuguhkan beragam risiko. Sampai seorang sosiolog Ulrich Beck menamai zaman kontemporer ini dengan masyarakat risiko (risk society). Alam modern menyuguhkan perubahan cepat dan tak jarang mengagetkan.

Nah, tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari. Pada kesempatan ini, saya akan memaparkan empat tipe orang dalam menghadapi berbagai tekanan tersebut. Mari kita bahas satu demi satu tipe manusia dalam menghadapi tekanan hidup ini.

# Tipe pertama, tipe kayu rapuh.

Sedikit tekanan saja, akan membuat manusia ini patah arang. Orang macam ini kesehariannya kelihatan bagus, tapi rapuh sekali di dalam hatinya. Orang ini gampang sekali mengeluh pada saat kesulitan terjadi.

Sedikit kesulitan menjumpainya, orang ini langsung mengeluh, merasa tak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Orang ini perlu berlatih berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup.

Majalah Time pernah menyajikan topik generasi kepompong (cacoon generation). Time mengambil contoh di Jepang, di mana banyak orang menjadi sangat lembek karena tidak terbiasa menghadapi kesulitan. Menghadapi orang macam ini, kadang kita harus lebih berani tega. Sesekali mereka perlu belajar dan dilatih menghadapi kesulitan. Posisikan kita sebagai pendamping mereka.

# Tipe kedua, tipe lempeng besi.

Orang tipe ini biasanya mampu bertahan dalam tekanan pada awalnya. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan kompleks, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Demikian juga orang-orang tipe ini. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut.

Tambahan tekanan sedikit saja, membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, orang tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, orang ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.

# Tipe ketiga, tipe kapas.

Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan. Saat tekanan tiba, orang mampu bersikap fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan yang terjadi.

Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan. Tapi, setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.

# Tipe keempat, tipe manusia bola pingpong.

Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Jangan sekali-kali menyuguhkan tekanan pada orang-orang ini karena tekanan justru akan membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi, dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong. Saat ditekan, justru ia memantuk ke atas dengan lebih dahsyat.

Contoh nyata dari manusia tipe keempat ini adalah :

1.) Anthony Robbins seorang motivator dunia. Dalam salah satu buku biografinya diceritakan bahwa untuk memotivasi dirinya, ia sengaja membeli suatu bangunan mewah, sementara uangnya tidak memadai. Tapi, justru tekanan keuangan inilah yang membuat dirinya semakin kreatif dan tertantang mencapai tingkat finansial yang diharapkannya.

2.) Fyodor Mikhailovich Dostoevsky seorang novelis dunia. Pada musim dingin, ia meringkuk di dalam penjara dengan deraan angin dingin, lantai penuh kotoran seinci tebalnya, dan kerja paksa tiap hari. Ia mirip ikan kering dalam kaleng. Namun, Siberia yang beku tidak berhasil membungkam kreativitasnya. Dari sanalah ia melahirkan karya-karya tulis besar, seperti The Double dan Notes of The Dead.

3.) Ho Chi Minh. Orang Vietnam yang biasa dipanggil Paman Ho ini harus meringkuk dalam penjara. Tapi, penjara tidaklah membuat dirinya patah arang. Ia berjuang dengan puisi-puisi yang ia tulis. A Comrade Paper Blanket menjadi buah karya kondangnya.

Itu hanya contoh kecil, yang penting sekarang adalah Anda. Ketika Anda menghadapi kesulitan, seperti apakah diri Anda? Bagaimana reaksi Anda? Tidak menjadi persoalan di mana Anda saat ini. Tetapi, yang penting bergeraklah dari level tipe kayu rapuh ke tipe selanjutnya. Hingga akhirnya, bangun mental Anda hingga ke level bola pingpong. Saat itulah, kesulitan dan tantangan tidak lagi menjadi suatu yang mencemaskan untuk Anda.

"Bersediakah anda untuk menempa mental anda menjadi sekuat itu?"
Teruslah berusaha dan jangan menyerah, sampai kesuksesan itu datang menghampiri anda.


Salam SUKSES Dunia Akhirat


Baca Selengkapya... »»  
5 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ▼  2012 (126)
    • ▼  Desember (5)
      • Sukses Dengan Kalimat Motivasi " Lima Menit Lebih ...
      • Kisah Ayah Dan Botol Acar
      • Bisnis Berlandaskan Kekuatan Memberi
      • Inspirasi : Buah kebaikan
      • Motivasi Sukses : Menunda Fatal Akibatnya
    • ►  November (18)
      • Motivasi Diri - Mana Lebih Mudah ?
      • Inspirasi : Seekor Anjing dan Majikannya
      • Motivasi Sukses : Sang Pemimpi Terhebat Di Dunia
      • Inspirasi : Pilih Teman Atau Musuh?
      • Inspirasi : Segala Sesuatu, Selalu Ada Baiknya
      • Bersyukur Dengan Mengubah Sudut Pandang
      • 3 Trik Bisnis Untuk Menarik Pelanggan Berbelanja L...
      • Sukses Menabung Dengan Menjadi Financial Planner B...
      • Tips Asuransi : Cara Memperbesar Kemungkinan Closing
      • Rahasia Sukses Menjadi Agen Asuransi
      • Kisah Sukses : Jim Carrey
      • Kisah Sukses : Eka Tjipta Wijaya (Bos Group Sinarmas)
      • Motivasi : 4 Tipe Manusia Dalam Menghadapi Tekanan...
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E