skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Kamis, 11 Oktober 2012

Home » Kisah Sukses » Cara Mendidik Anak Terkaya Di Dunia ( Mark Zukerberg pendiri jaringan sosial Facebook )

Cara Mendidik Anak Terkaya Di Dunia ( Mark Zukerberg pendiri jaringan sosial Facebook )

by : Unknown | Time : 11.10.12 Label: Kisah Sukses

Beginilah Cara Ayah Marck Zuckerberg Mendidik Anaknya Menjadi Pemuda Terkaya Se-Dunia

Ingin membesarkan anak jadi orang terkaya di dunia?

Dr Edward Zuckerberg, ayahanda Mark Zukerberg pendiri jaringan sosial Facebook, membuka rahasia suksesnya.

Kuncinya, kata Edward, mendukung kekuatan dan minat anak serta menjaga keseimbangan antara bekerja dan bermain. Tidak hanya itu ketertarikan Mark terhadap komputer akibat pengenalannya dengan komputer sejak dini.

“Hal ini memperkaya ketertarikan Mark terhadap teknologi,” kata dia seperti dilansir The Associated Press, Jumat 4 Februari 2011.

Edward menceritakan, keluarganya terpapar komputer sejak 1985. Ketika itu Edward, yang berkantor di rumah, mulai melakukan komputerisasi. Mark dibesarkan dalam lingkungan tersebut sejak kecil.

Edward mengaku pengetahuan dia mengenai komputer terbatas. Meski begitu dia kerap menjadikan kantornya padat teknologi. “Saya berusaha memiliki teknologi yang paling mutakhir,” kata dia.

Ia kemudian mengajarkan Mark program komputer. “Tapi kemampuan programming dia selanjutnya adalah otodidak,” kata Edward.

Ayah empat anak itu mengaku hal terpenting dalam membesarkan anak adalah  tidak memaksakan mereka. “Lebih baik mengenali apa kekuatan mereka, dan mendukungnya, serta mendorong pengembangan hal-hal yang mereka sukai,” ujar Edward.

Keluarga Zuckerberg tak menerapkan fisik dalam mendisiplinkan anak-anak mereka. “Saya tidak percaya pada disiplin fisik,” kata dia. Tetapi Edward menambahkan orang tua perlu memberitahu perilaku tertentu adalah perilaku yang tak akan ditolerir.

“Jika Anda menyampaikan ketidaksukaan anda terhadap perilaku negatif tertentu pada usia dini, mereka akan belajar memahami perasaan anda mengenai hal-hal itu,” kata dia.

Meski tak ingin disebut sebagai ahli, dia mengingatkan anak-anak perlu untuk diingatkan, bahwa ada masa bekerja dan bermain.

Edward menggambarkan Mark sebagai murid baik yang tertarik pada matematika dan ilmu pengetahuan. 

Mark adalah anak pendiam yang tak suka mengumumkan prestasi dia. Ketika Mark dinobatkan sebagai person of the year oleh Majalah Time, anaknya itu hanya berkata, “Pasti tahun ini sepi sekali.”

Edward mengatakan dia bangga atas prestasi Mark, dan seluruh anaknya. Saudara perempuan Mark, Randi, saat ini menjabat sebagai direktur pemasaran Facebook. Donna, adiknya yang lain, seorang kandidat doktor jurusan Klasik di Princeton. Sementara adik bungsu Mark, Arielle saat ini duduk di bangku kuliah di Claremont McKenna College.

Lalu bagaimana pendapat Edward mengenai film The Social Network yang menceritakan ihwal pendirian Facebook, dan sekelumit kisah hidup Mark. “Jika film itu hanya sebuah cerita, dan bukan cerita mengenai anak saya, saya rasa itu adalah hal yang bisa ditoleransi,” kata Edward.

Edward sekarang menikmati kesuksesan anaknya dengan caranya sendiri. Dia menggunakan Facebook sebagai alat promosi praktik dokter giginya. Satu jam sehari dihabiskannya untuk memperbarui akunnya. Dan satu hal lagi, dia juga masih memeriksa rutin gigi si Mark, putranya yang dinobatkan pemuda terkaya di dunia itu.


Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ▼  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ▼  Oktober (50)
      • Menambah Jumlah Follower Twitter Dalam Sekejap Sec...
      • Boss Dan Nasihatnya
      • Kebijaksanaan Dalam Memperbaiki Masalah Hubungan M...
      • "Nick Vujicic, Motivator Kelas Dunia Yang Tidak Me...
      • Anthony Burgess (Setahun Menjelang Kematian)
      • Kekuatan dari Keseimbangan
      • Kisah Sukses : Andrew Darwis - Pendiri Kaskus
      • Kisah Dan Kunci Sukses : Jeff Bezos - Pendiri Toko...
      • KISAH SUKSES : SERGEY BRIN & LARRY PAGE - PENDIRI ...
      • "Uang Di Dalam Sepatu"
      • "Kisah Nyata, Yu Yuan Gadis Kecil Penderita Leukem...
      • "Kisah Bai Fang Li, Tukang Becak Tua Berhati Mulia"
      • Penyesalan Seorang Istri
      • Arti Pernikahan Sesungguhnya... (Gendong Aku Sampa...
      • Jangan Menilai Sesuatu dari Luarnya
      • "Ternyata Orang Cacat Ini Malah Menyumbang Bukan M...
      • Kisah Sukses : Michael Jordan
      • Cara Mendidik Anak Terkaya Di Dunia ( Mark Zukerbe...
      • Hans Christian Anderson - Pendongeng Popular Dunia
      • Pendapat Beberapa Ahli Mengenai Asuransi
      • Allianz membayar seluruh klaim asuransi jiwa Padang
      • Allianz Life Indonesia : Asuransi Jiwa Paling Inov...
      • Allianz Life Peduli Korban Sukhoi
      • Allianz Bayar Klaim 1,5 Milyar (akibat meninggal d...
      • Pohon Asuransi Yang Kuat
      • Jane Shalimar Ikut Asuransi untuk Berobat di Luar ...
      • Perbedaan Orang Yang Punya Asuransi
      • Tidur Melewati Badai
      • Steve Jobs dan Kanker
      • CITRA DIRI AGEN ASURANSI JIWA
      • Property VS Asuransi
      • Asuransi 2 Lapis
      • Ketika Agen Asuransi Berhenti Mengejar Anda (True ...
      • Realita kehidupan!!!
      • SIAPKAH ANDA SAAT DOKTER MINTA 1 MILYAR?
      • TABUNGAN MASA DEPAN ANDA
      • Asuransi adalah Solusi, Wujud Cinta pada Diri dan ...
      • Prinsip PAYUNG KELUARGA
      • Olahraga Yang Berbahaya
      • Survei Kesehatan
      • Lorong Kehidupan
      • Active Income dan Passive Income
      • Insurance = Basic Needs
      • 10 Khasiat Buah Manggis Bagi Kesehatan
      • That Morning has Broken of The Shocking Story of M...
      • Tapro Allianz VS Tabungan Biasa
      • Mari Menabung di Tapro Allianz
      • Kisah Mama dan Anaknya
      • Kisah Burung Merpati
      • Bayi Meninggal Karena Tidak Ada Biaya Berobat
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E