skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Kamis, 12 September 2013

Home » Kisah Sukses » Kisah Sukses Andrie Wongso : Tidak Tamat SD Tapi Bisa Jadi Motivator Handal

Kisah Sukses Andrie Wongso : Tidak Tamat SD Tapi Bisa Jadi Motivator Handal

by : Unknown | Time : 12.9.13 Label: Kisah Sukses



Andrie Wongso, siapa dia..? yang mengaku bergelar SDTT [Sekolah Dasar Tidak Tamat], tetapi bisa menjadi the number one motivator di Indonesia. Selalu mengucapkan Selamat Pagi, kapan saja ketemu, siang, malam. Biar semangat.. he he he... Karena pagi itu identik dengan kegairahan, kesegaran, semangat, Semangat, Semangat...!!!

Andrie Wongso selalu menceritakan masa kecilnya yang sengsara di Malang. Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir dari keluarga Tionghoa miskin. Ia tidak tamat sekolah dasar, putus kelas enam, karena sekolah Tionghoa ditutup pemerintah Orde Baru. Tak putus asa, Andrie kecil menjual kue-kue di pasar dan toko-toko di Malang.

"Saya tidak pernah malu karena saya dan orang tua harus survive. Kalau nggak jualan ke pasar-pasar, kami makan apa?" ujar Andrie Wongso di Surabaya beberapa waktu lalu.

Usia 22 tahun hijrah ke Jakarta karena mendapat panggilan kerja sebagai seorang salesman di sebuah perusahaan sabun. Pekerjaan sales ini cukup memberinya waktu lowong, yang diisinya dengan berlatih kungfu. Kungfu bukan sekedar bela diri, namun juga mengandung nilai-nilai kedisiplinan, tanggungjawab, komitmen, perjuangan dan kemauan keras. Nilai-nilai luhur ini semakin membentuk jati diri Andrie Wongso. Selain itu, ketegaran orang tua Andrie dalam menghadapi kemiskinan juga berperan besar dalam pembentukan karakter dirinya.

Ketika film-film kungfu Hongkong mem-booming di tahun 70-an, hati Andrie muda tergelitik ingin menjadi seorang bintang film. Untuk menggapai cita-cita ini, tahun 1978 Andrie berhenti bekerja dan mulai mengirimkan lamaran ke perusahaan-perusahaan film di Hongkong. Namun selama tiga bulan tak ada satu pun perusahaan film yang memanggilnya. Masa-masa itu merupakan masa yang berat bagi Andrie muda. Ia mengalami tekanan mental yang luar biasa.

Tekanan hidup yang dialaminya ternyata tidak berhenti di situ saja. Pada saat bersamaan, salah satu orang tuanya meninggal. Bukan hal yang mudah bagi kita untuk membayangkan, apalagi menghadapi derita yang dialami Andrie Wongso. Andrie muda pulang ke Malang. Pada tahun 1979 kembali ke Jakarta untuk mengadu nasib. Kali ini Andrie tampil sebagai seorang pelayan toko yang hanya melayani pembeli tetapi tidak bisa masuk ke dalam toko, alias setengah kuli.

Untuk mengisi waktu luang, Andrie muda yang semakin beranjak dewasa mendirikan sebuah perguruan kungfu bernama Hap Kun Do. Hingga akhirnya penghasilan dari melatih kungfu yang diperolehnya lebih besar daripada gaji sebagai pelayan toko. Di sinilah kembali muncul impian untuk menjadi bintang film. Andrie lalu keluar dari pekerjaannya dan berlatih kungfu secara intensif selama dua minggu, kemudian mengirimkan foto dan surat lamaran ke Hongkong. Sungguh malang nasibnya ternyata masih di tolak.

Tiga bulan hidup dengan tanpa penghasilan bukan hal yang mudah untuk dilalui, sebab itu ia berusaha untuk memotivasi diri sendiri. Dan tiga bulan kemudian, akhirnya ia berhasil dan selama tiga tahun kemudian Andrie muda berhasil mewujudkan impiannya menjadi bintang film di Taiwan, meski bukan sebagai aktor utama.

Setelah tiga tahun menekuni profesi sebagai bintang film, Andrie kembali ke Indonesia dan mulai merintis jalan sebagai seorang pengusaha pembuat kartu ucapan. Tahun 1985 lahirlah Harvest. Pada awalnya bisnis ini tidak berjalan dengan mudah, berbagai macam penolakan dan hambatan selalu menghampirinya. Dimulai dari penjualan kartu secara keliling dari sebuah kamar kost, usaha tersebut berjalan sukses.

Hingga saat ini Harvest telah memiliki beberapa perusahaan pendamping. Boleh dibilang Andrie Wongso sejak tahun 80-an telah menjadi seorang motivator karena produk Harvest pada awalnya berupa kartu berisikan ucapan motivasi yang kemudian berkembang menjadi produk-produk inovatif lainnya. Tahun 1992 adalah momentum bagi Andrie Wongso untuk terjun secara total dalam bidang motivasi.

Dalam bidang motivation training, Andrie menggagas sebuah pemikiran filosofis Action and Wisdom Motivation Training. Filosofi terkenal dari Andrie Wongso adalah “Success is My Right” yang lahir delapan tahun yang lalu. Pelatihan yang diberikan Andrie Wongso kini sudah merambah ke seluruh lapisan, baik perguruan tinggi, BUMN, perusahaan swasta, atlet dan lain-lain.

"Masa, saya yang SD tidak tamat saja bisa (sukses), lha wong kalian yang sarjana, tamat SMA, lahir dari keluarga mampu, nggak sukses?" begitu kira-kira logika Pak Andrie. Maka, berbahagialah orang yang miskin, sekolah rendah, tapi sukses!

Begitulah kisah sukses Andrie Wongso seperti kisah sukses warga Tionghoa lain yang memulai usaha dari nol, jualan kelontong, Andrie Wongso berkembang seperti sekarang. Jadi pembicara di mana-mana. Termasuk menceramahi profesor doktor. So bagi kita yang masih belum pernah menikmati apa itu kesuksesan, marilah kita nikmati kehidupan kita yang sekarang tapi tetap bergerak menuju impian kita masing-masing. Tuhan mungkin menunda tapi tidak menolak.

Masa' kalah sama yang tidak tamat SD...!!

SALAM SUKSES




Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

2 komentar:

Gita Fajar mengatakan...

Saya hanya penerima manfaat dari Vera Ego Badan Kredit. Saya menghubungi Ibu Vera ketika saya membutuhkan pinjaman mendesak dan dia membantu saya tanpa mengeluh. saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 10 jam.
Seseorang diperkenalkan Ibu Vera dengan saya dan mengirim saya email-nya, saya menghubungi dia dan dia juga meminta saya untuk membayar biaya pendaftaran yang saya menolak membayar namun kemudian diyakinkan oleh orang yang memberi saya email nya. Jadi saya membayar biaya pendaftaran. Itu hanya harapan terakhir saya tapi saya tidak punya pilihan selain untuk membayar uang setelah saya yakin bahwa saya akan mendapatkan pinjaman saya beberapa jam kemudian.
Hormat kami berbicara, saya takut tapi saya kemudian mendapat pinjaman saya dikirim ke rekening saya setelah semua stres.
Aku tidak percaya mata saya ketika saya melihat uang di rekening bank saya.
Jadi hanya menghubungi dia, percaya padanya dan melakukan apa pun yang dia ingin Anda lakukan. Dan jangan lupa untuk membalas email-nya mendesak, Buktikan padanya bahwa Anda dapat dipercaya dan orang yang bisa diandalkan, maka ia akan menyetujui pinjaman Anda dalam waktu singkat dan mengirimkan pinjaman langsung ke rekening Anda.
Menghubunginya melalui email-nya
Veraegoloanfirm@gmail.com

Jangan gagal mail saya membungkus setiap saran atau informasi yang perlu Anda ketahui. Saya berdoa agar dapat almight Allah melihat Anda melalui.

11 Juli 2015 pukul 13.10
Unknown mengatakan...

Bermamfaat

22 Juli 2015 pukul 21.13

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ▼  September (30)
      • Kasus Kecelakaan Si Dul: Apakah di Asuransi Allian...
      • Kisah Azie Taylor Morton (Menteri Keuangan Amerika...
      • Kisah Nyata Seorang Dokter
      • Jangan Pernah Melupakan Jasa Orang-Orang di Sekita...
      • Ahmad Dhani Kecewa Pada Asuransi
      • Kisah Sukses : Oprah Winfrey (Presenter TV Terfavo...
      • Rider CI 100 (ALLIANZ) - Proteksi 100 Kondisi Saki...
      • 7 Cara Pasti Mewujudkan Setiap Mimpi Jadi Kenyataan
      • 6 Alasan Favourite dan Tips Ampuh untuk Menolak Ag...
      • MENGAPA "ORANG BODOH" BERKUASA?
      • Berpikir Untuk Kematian atau Menghadapi Kematian?
      • 9 Mitos Seputar Asuransi Yang Perlu Anda Ketahui..!!
      • Tidak Peduli Darimana Anda Memulai....
      • Allianz Vs Prudential Vs Commonwealth Vs Panin Vs ...
      • Kisah Anak Muda Yang Terlambat Ikut Asuransi
      • Cara Sederhana Yang Efektif Mempromosikan Bisnis Anda
      • Ayah Biasa dan Ayah Bijak
      • Belajarlah Untuk Mengatur dan Membagi Prioritas
      • Kesederhanaan Seseorang Tidak Akan Mengurangi Kine...
      • Asuransi Seperti Helm
      • Kisah Sukses Tri Sumono : Dari Kuli dan Tukang Sap...
      • Kisah Sukses Andrie Wongso : Tidak Tamat SD Tapi B...
      • Mencegah Resiko Masa Depan
      • Kisah Sukses Merry Riana : Motivator dan Milyader ...
      • Belajar Dari Jam : Tidak Ada Yang Mustahil
      • Ketika Marah... Manusia Sama Bodohnya Dengan Kepiting
      • Kera dan Ikan
      • Belajar Dari Pengemis
      • Tinggal Selangkah Lagi
      • Renungan : Apa Yang Anda Harapkan Untuk Masa Depan...
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E