Caca, baru saja menyelesaikan ujian akhir semester di SD kelas 2. Dan seperti janji saya seminggu sebelumnya, saya membelikan Inline Skate biru bernuansa Disney di Gramedia Pejaten Village. Saya belikan itu kalau dia berkomitmen melewati ujian akhir dgn baik & serius. Dan, bisa ditebak, malam hari ini sepatu dgn roda itu tak lepas dari kakinya. Dia berseluncur kesana kemari di dlm rumah.
Saya bilang sama dia, “Kenapa helmnya tak dipakai nak?”
“Enggak kok, aku gak perlu. Aku gak jatuh kok…”
“Emang yakin gak akan jatuh?”
“Gak juga sih, ntar deh aku pake kalau mau jatuh…”
“Emang kamu udah tahu kapan mau jatuh?”
Di benak Anda, “Ihh…gak ngerti amat sih ini anak, gak bisa dikasih tahu banget sih, ihhh!”(Tanpa sadar bahwa dia ternyata sedang mewarisi kelakuan orang tuanya dulu).
“Nak, helm, pelindung telapak, lengan dan lutut. Perlengkapan itu bukan utk mencegah kamu terjatuh. Walaupun kamu pakai helmpun kemungkinan kamu akan jatuh juga. Itu dipakai untuk melindungi kita ketika kita harus terjatuh. Kaki kita bisa saja memar kalau kita jatuh, kepala kita bisa saja terluka kalau kita jatuh, telapak tangan kita juga bisa lecet kalau kita jatuh”
Cerita anak saya itu membuat saya tersadar bahwa jiwa kanak-kanak kita abadi dalam diri setiap orang. Tapi walaupun demikian, secara sadar sebagai orang tua, kita selalu mengatakan nasihat-nasihat di atas utk melindungi anak-anak kita.
Puluhan, bahkan ratusan kali saya menemui para orang tua yg masih memiliki sifat kanak-kanak itu ketika saya mencoba berbagi tentang pentingnya asuransi.
“Saya tidak butuh, saya sehat-sehat aja kok”
“Saya pasti akan hidup sampai anak-anak besar nanti, saya akan baik-baik saja…”
“Saya masih muda kok, nanti aja kalau udah agak tua dan menjelang sakit”
Asuransi seperti helm…
Asuransi tidak akan mencegah kita dari meninggal, kecelakaan dan sakit kritis. Tapi asuransi akan melindungi keluarga Anda ketika resiko-resiko tersebut harus terjadi. Menjaga aset-aset kita tetap pada fungsi aslinya, dan bukan dialihtangankan ke Rumah Sakit.
Dan kami, para agen asuransi akan menjadi orang tua yang tulus selalu mengingatkan Anda dgn kasih utk mengenakan “Helm Kehidupan”, semakin kuat jiwa kekanak-kanakan Anda muncul, semakin gigih kami mengingatkan Anda.
Kepedulian orang tua itulah yang sering diterjemahkan anak-anak kita sebagai pengganggu….Dan kepedulian kami jugalah yang sering disalahartikan berlebihan oleh masyarakat luas…
“Nak, kelak kau akan paham mengapa ayahmu ini sedemikian cerewet….”
Jadi, jangan pernah beli asuransi jiwa utk melindungi jiwa Anda, karena “Helm” ini bukan untuk melindungi kepala keluarga dari kenyataan bahwa semua orang akan meninggal, melainkan belilah asuransi utk melindungi keluarga dari resiko finansial yg mungkin terjadi ketika kepala keluarga tak lagi berada di tengah-tengah mereka.
Jika "masalah helm utk anak anda" begitu penting sehingga anda bolak balik mengingatkan, mengapa anda tidak pernah mengingat kan diri anda sendiri akan pentingny asuransi (helm khidupan)? Bahkan terkadang anda tidak memperdulikan "masalah Masa depan anak & keuangan keluarga" Jika anda tiada.
Anda selalu membimbing anak anda utk memakai bermacam2 proteksi (helm, pelindung siku, pelindung lutut, sarung tangan), mengapa anda merasa berat untuk menambah/ membeli Polis asuransi tambahan (jika sudah ada asuransi) sebagai proteksi ganda bagi kluarga anda?
Melayani dengan tulus...
PT Allianz Life Indonesia
www.allianz.co.id
Edwin (Financial Consultant)
HP : 085262184411
pin BB : 26EED2F4
Follow me at :
Twitter : @DiaryMedan | @AllianzNetwork
Facebook Fans Page : https://www.facebook.com/goresantintaemas


1 komentar:
Saya hanya penerima manfaat dari Vera Ego Badan Kredit. Saya menghubungi Ibu Vera ketika saya membutuhkan pinjaman mendesak dan dia membantu saya tanpa mengeluh. saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 10 jam.
Seseorang diperkenalkan Ibu Vera dengan saya dan mengirim saya email-nya, saya menghubungi dia dan dia juga meminta saya untuk membayar biaya pendaftaran yang saya menolak membayar namun kemudian diyakinkan oleh orang yang memberi saya email nya. Jadi saya membayar biaya pendaftaran. Itu hanya harapan terakhir saya tapi saya tidak punya pilihan selain untuk membayar uang setelah saya yakin bahwa saya akan mendapatkan pinjaman saya beberapa jam kemudian.
Hormat kami berbicara, saya takut tapi saya kemudian mendapat pinjaman saya dikirim ke rekening saya setelah semua stres.
Aku tidak percaya mata saya ketika saya melihat uang di rekening bank saya.
Jadi hanya menghubungi dia, percaya padanya dan melakukan apa pun yang dia ingin Anda lakukan. Dan jangan lupa untuk membalas email-nya mendesak, Buktikan padanya bahwa Anda dapat dipercaya dan orang yang bisa diandalkan, maka ia akan menyetujui pinjaman Anda dalam waktu singkat dan mengirimkan pinjaman langsung ke rekening Anda.
Menghubunginya melalui email-nya
Veraegoloanfirm@gmail.com
Jangan gagal mail saya membungkus setiap saran atau informasi yang perlu Anda ketahui. Saya berdoa agar dapat almight Allah melihat Anda melalui.
Posting Komentar