skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Rabu, 25 September 2013

Home » ASURANSI & Perencanaan Keuangan » Berpikir Untuk Kematian atau Menghadapi Kematian?

Berpikir Untuk Kematian atau Menghadapi Kematian?

by : Unknown | Time : 25.9.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan


Hahh !!??! Katanya cerita Inspirasi, tapi kenapa koq Judulnya Horor ya ?

Ya mungkin sedikit horor, tapi hal ini harus kita terima dengan nalar kita. Yang namanya kematian itu pasti akan kita hadapi. Namun kenapa harus takut? Mungkin teman2 berpikir kenapa saya menuliskan hal ini? Ide penulisan cerita Inspirasi ini timbul ketika saya mendengarkan lagunya Ariel Peterpan yang berjudul "Tak Ada Yang Abadi"

Coba kita simak sebentar ya... lirik lagunya spt ini :

Takkan selamanya tanganku mendekapmu.
Takkan selamanya raga ini menjagamu.

Seperti alunan detak jantungku.
Tak bertahan melawan waktu.

Dan semua keindahan yang memudar
Atau cinta yang telah hilang

Tak ada yang abadi
Tak ada yang abadi
Biarkan aku bernafas sejenak
Sebelum hilang

Reff :
Jiwa yang lama segera pergi
Bersiaplah para pengganti


Nada dari Lagu ini sangat bagus dan suasana hati menjadi sendu dan sedih, ketika mendengarkan Ariel bernyanyi. Suara intrumen musik berpadu sangat bagus dengan suara Ariel. Setelah selesai saya mendengarkan lagu ini, maka timbul lah niat saya untuk berbagi cerita inspirasi ini dengan teman2 sekalian.

Berpikir untuk kematian sangat di larang, baik dari sisi Agama yang kita anut ataupun dari sisi keluarga yang jelas-jelas masih mencintai dan menyayangi kita serta mengharapkan kita untuk selalu ada di sisi mereka. Kehangatan kasih keluarga dan cinta kasih kita kepada keluarga sangat dibutuhkan bagi anak dan istri atau suami kita. Benar ?

Berpikir untuk kematian biasanya terjadi ketika seseorang memutuskan untuk menjadi Teroris atau mungkin ingin mati syahid dengan menabrakkan kapal terbangnya ke WTC beberapa tahun yang lalu. Ataupun terjadi pada seseorang yang merasa dirinya seorang diri dan cintanya di tolak oleh sang kekasih hati.

Banyak peristiwa yang bisa menyebabkan seseorang berpikir untuk memilih jalan pintas atau kematian.

Seorang pemuda menjatuhkan dirinya (siang hari bolong) dari gedung dimana dulu saya bekerja. Alasannya sangat simple, karena dia diputuskan oleh kekasih hatinya 3 bulan yang lalu. Sungguh tragis !!! Padahal harusnya hal ini tidak perlu terjadi.

Seorang Pengamen, berpikir untuk mengakhiri hidupnya dengan menjatuhkan dirinya di lindas oleh Busway di daerah Thamrin. Anda ingin tahu apa sebabnya ? Si pengamen ini berpikir untuk kematian karena tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia harus segera menikahi kekasih hatinya. Jadi karena alasan tidak ada uang, dan selalu di desak oleh calon mertuanya, ia akhirnya memutuskan mengakhiri hidupnya dengan di lindas Busway.

Seorang tukang gorengan, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri. Anda mau tahu kenapa ? Karena dalam bisnis gorengannya, setiap ia berdagang selalu merugi sebesar Rp. 15.000 setiap harinya. Ini dikarenakan harga minyak tanah yang naik dan ia sebagai pedagang gorengan tidak bisa menaikkan harga jual dari tempe, tahu, dan bakwan gorengnya. Kalau ia menaikkan harga maka tidak ada yang membeli. Tetapi bila tidak dinaikkan harganya maka ia tidak bisa membeli minyak tanah yang digunakan untuk menggoreng barangan dagangannya. Sungguh tragis bukan ?

Seorang pengusaha sukses karena sebelumnya usahanya di Surabaya terkena imbas krisis ekonomi, maka ia harus pindah ke Malang dan memulai usaha barunya. Disana dia terkaget-kaget karena istrinya dan ke 3 anaknya yang manis-manis memutuskan untuk memilih kematian dengan cara meminum susu yang di campur dengan racun Potasium (biasanya disebut Racun Ikan). Anda ingin tahu karena apa ? Krisis ekonomi yang demikian hebatnya menimpa keluarga mereka yang kaya raya. Yang tadinya seorang pengusaha sukses di Surabaya, akhirnya harus pindah ke Malang karena banyak merugi. Akhirnya istrinya yang tidak tahan menghadapi cobaan hidup, berpikir untuk memilih kematian. Dan yang membuat saya sedih adalah ketika istrinya meng sms suaminya spt ini: "Suamiku, kami berempat (maksudnya istrinya dan ke 3 anak2nya) sangat sayang kepada kamu suamiku. Kami tahu papa sangat memikirkan dan berusaha keras mencari uang untuk kami. Namun karena itulah kami memutuskan untuk pergi duluan menghadap Tuhan, agar beban kamu suamiku menjadi lebih ringan. Salam dari Istri dan Anak2 yang mengasihimu" Tapi SMS ini "Gagal Terkirim". Sungguh tragis !!!

Kejadiannya... anak-anaknya dimandikan dulu, lalu mereka dipakaikan baju tidur. Mamanya berkata "Yuk kita ketemu Papa di dalam mimpi kita, namun sebelumnya kita minum susu dulu ya... (sudah di campur racun potasium)". Setelah anak-anaknya meninggal dunia, istrinya menyusun anak-anaknya di atas ranjang dengan rapi dan setelah itu, ia juga menyusul anak-anaknya dengan meminum susu tersebut.

Sayapun ketika membaca berita ini di Surat Kabar juga ikut menitikkan airmata karena sedih. Saya bisa merasakan betapa berat, ketika seorang Kepala Keluarga harus berjuang mencari nafkah buat keluarganya.

Saya pun juga terkadang di dalam pikiran saya terlintas nama-nama orang yang saya kenal dan saat ini sudah tiada, tanpa berpikir agama mereka apa. Sedang dimana ya mereka ? Di surga atau neraka ? Jujur saya kadang kangen juga dengan mereka yang telah tiada. Tapi di lain sisi saya juga merasa tertekan ketika saya memikirkan bagaimana nasib keluarga saya jika saya sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Saya yakin anda semua juga akan bimbang ketika berpikir tentang kematian atau mungkin ketika kematian itu datang menghampiri kita. Ketika menutup mata kita dan ketika jenasah kita sudah di kremasi, maka kita tidak akan merasakan apa-apa lagi. Yang tinggal hanyalah nama baik dan kenangan manis serta apa yang telah kita perbuat untuk keluarga dan orang-orang di sekitar kita.

Ya... hidup cuma sebentar. Yang lama adalah setelah kematian itu sendiri. Jadi ketika kita masih diberikan waktu, berbuatlah yang TERBAIK untuk KELUARGA!!!

Hadapi kematian itu dengan rasa syukur, dan berani berkata "Misi kita di dunia ini sudah selesai". Artinya pertandingan dalam hidup ini telah selesai kita kerjakan dengan sepenuh hati dan sebaik mungkin. Jadi ketika ajal menjemput maka kita dapat berkata dengan bangga dan tenang "Pekerjaan saya di dunia ini sudah selesai, karena Polis Asuransi yang saya beli itu dapat memelihara keluarga saya bahkan lebih baik daripada ketika saya masih hidup di dunia ini".

Semoga artikel inspirasi ini membuat kita menyadari arti kasih kepada Keluarga.

Perlu kita ingat hal tersebut (mempersiapkan masa depan keluarga) harus segera diwujudkan ketika kita masih di ijinkan-NYA bernafas.

Salam Sukses buat anda yang sayang kepada keluarga anda.

Bagi anda yang ingin berkonsultasi, saya siap melayani anda. Anda dapat menghubungi :

PT. Allianz Life Indonesia
www.allianz.co.id

Edwin (Financial Consultant)
HP : 085262184411
pin BB : 26EED2F4

Follow me at :
Twitter : @DiaryMedan (penulis)   |   @AllianzNetwork
Facebook Fans Page : https://www.facebook.com/goresantintaemas



Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Halo, nama saya Setiabudi, seorang korban penipuan di tangan pemberi pinjaman, saya telah penipuan semua paling 13 juta karena saya membutuhkan pinjaman modal besar 40 juta, saya hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi, bisnis saya adalah hancur dalam proses yang saya kehilangan anak saya. saya tidak dapat berdiri lagi. semua hal ini terjadi Desember 2014, sampai saya mearnt seorang teman yang memperkenalkan saya kepada ibu yang baik ibu Alexandra yang akhirnya membantu saya mengamankan pinjaman di perusahaannya, ibu yang baik saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih, Semoga Tuhan terus memberkati Anda, saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyarankan sesama Indonesia, bahwa ada banyak penipuan di luar sana, jika Anda membutuhkan pinjaman dan pinjaman yang dijamin hanya cepat mendaftar melalui Ibu Alexandra melalui email perusahaan: alexandraestherloanltdd@gmail.com atau alexandraestherfastservice@cash4u.com, Anda dapat menghubungi saya melalui email ini; setiabudialmed@gmail.com untuk informasi yang perlu Anda ketahui. silahkan dia adalah satu-satunya orang yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
Terima kasih.

13 Juni 2015 pukul 22.09
Gita Fajar mengatakan...

Saya hanya penerima manfaat dari Vera Ego Badan Kredit. Saya menghubungi Ibu Vera ketika saya membutuhkan pinjaman mendesak dan dia membantu saya tanpa mengeluh. saya mendapat pinjaman saya dalam waktu kurang dari 10 jam.
Seseorang diperkenalkan Ibu Vera dengan saya dan mengirim saya email-nya, saya menghubungi dia dan dia juga meminta saya untuk membayar biaya pendaftaran yang saya menolak membayar namun kemudian diyakinkan oleh orang yang memberi saya email nya. Jadi saya membayar biaya pendaftaran. Itu hanya harapan terakhir saya tapi saya tidak punya pilihan selain untuk membayar uang setelah saya yakin bahwa saya akan mendapatkan pinjaman saya beberapa jam kemudian.
Hormat kami berbicara, saya takut tapi saya kemudian mendapat pinjaman saya dikirim ke rekening saya setelah semua stres.
Aku tidak percaya mata saya ketika saya melihat uang di rekening bank saya.
Jadi hanya menghubungi dia, percaya padanya dan melakukan apa pun yang dia ingin Anda lakukan. Dan jangan lupa untuk membalas email-nya mendesak, Buktikan padanya bahwa Anda dapat dipercaya dan orang yang bisa diandalkan, maka ia akan menyetujui pinjaman Anda dalam waktu singkat dan mengirimkan pinjaman langsung ke rekening Anda.
Menghubunginya melalui email-nya
Veraegoloanfirm@gmail.com

Jangan gagal mail saya membungkus setiap saran atau informasi yang perlu Anda ketahui. Saya berdoa agar dapat almight Allah melihat Anda melalui.

11 Juli 2015 pukul 12.34

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ▼  September (30)
      • Kasus Kecelakaan Si Dul: Apakah di Asuransi Allian...
      • Kisah Azie Taylor Morton (Menteri Keuangan Amerika...
      • Kisah Nyata Seorang Dokter
      • Jangan Pernah Melupakan Jasa Orang-Orang di Sekita...
      • Ahmad Dhani Kecewa Pada Asuransi
      • Kisah Sukses : Oprah Winfrey (Presenter TV Terfavo...
      • Rider CI 100 (ALLIANZ) - Proteksi 100 Kondisi Saki...
      • 7 Cara Pasti Mewujudkan Setiap Mimpi Jadi Kenyataan
      • 6 Alasan Favourite dan Tips Ampuh untuk Menolak Ag...
      • MENGAPA "ORANG BODOH" BERKUASA?
      • Berpikir Untuk Kematian atau Menghadapi Kematian?
      • 9 Mitos Seputar Asuransi Yang Perlu Anda Ketahui..!!
      • Tidak Peduli Darimana Anda Memulai....
      • Allianz Vs Prudential Vs Commonwealth Vs Panin Vs ...
      • Kisah Anak Muda Yang Terlambat Ikut Asuransi
      • Cara Sederhana Yang Efektif Mempromosikan Bisnis Anda
      • Ayah Biasa dan Ayah Bijak
      • Belajarlah Untuk Mengatur dan Membagi Prioritas
      • Kesederhanaan Seseorang Tidak Akan Mengurangi Kine...
      • Asuransi Seperti Helm
      • Kisah Sukses Tri Sumono : Dari Kuli dan Tukang Sap...
      • Kisah Sukses Andrie Wongso : Tidak Tamat SD Tapi B...
      • Mencegah Resiko Masa Depan
      • Kisah Sukses Merry Riana : Motivator dan Milyader ...
      • Belajar Dari Jam : Tidak Ada Yang Mustahil
      • Ketika Marah... Manusia Sama Bodohnya Dengan Kepiting
      • Kera dan Ikan
      • Belajar Dari Pengemis
      • Tinggal Selangkah Lagi
      • Renungan : Apa Yang Anda Harapkan Untuk Masa Depan...
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E