skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Rabu, 17 Juli 2013

Home » ASURANSI & Perencanaan Keuangan » Penyesalan Selalu Datang di Akhir Cerita

Penyesalan Selalu Datang di Akhir Cerita

by : Unknown | Time : 17.7.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan



Tiba-tiba telepon Saya berdering,
"Selamat pagi Pak Andika, kira-kira hari ini bisa ketemu dikantor Saya, Pak?"

Nomor telepon dan suaranya saya kenal betul orangnya, kami pernah bertemu di sebuah acara seminar motivasi di kotaku.

"Baiklah Bapak, setelah jam makan siang saya sudah sampai di kantor Bapak, sampai ketemu di sana, terima kasih."

Dalam benak Saya ada apa ya, tumben beliau menelpon saya. Biasanya Saya yang menelpon beliau karena menurut Saya beliau adalah prospek yang "menjanjikan". Sebagai kepala bagian di salah satu bank BUMN tentu cukup bonafide bukan?

Singkat cerita Saya bertemu beliau di lobby kemudian beralih ke kantin di belakang kantor, dekat palataran parkir sepeda motor. Tempatnya cukup teduh dengan menu yang cukup variatif, menarik buat Saya.

Sedikit berbasa-basi. Sejurus kemudian saya bertanya ada apa Bapak sampai menelpon Saya, mendadak sekali. Untung saya sedang tidak ke luar kota.

Dengan sedikit mengunyah makanan beliau bercerita, minggu lalu beliau menjalani medical check-up sebagai syarat kenaikan pangkat. Dari situlah terdeteksi adanya penyempitan pembuluh darah dan berpotensi Stroke. Selain itu bilik kiri Jantung beliau juga "sedikit" bermasalah.

Beliau ingat betul iklan di stasiun TV, salah satu produk OATS yang terkenal itu menyatakan bahwa Jantung & Stroke adalah Pembunuh No. 1, tentu tanpa alasan karena hasil tersebut adalah survey badan dunia yang berkompeten mengurusi kesehatan (WHO).

Aaaaahh Saya tahu maksud si bapak ini, tapi Saya lebih suka untuk pura-pura tidak tahu.

"Lalu bagaimana saran Dokter, Pak?"
"Sementara ini masih berobat jalan, tapi rekomendasinya sih operasi. Jadi maksud Saya telepon mas Andika ini supaya bisa submit asuransi yang tempo hari sempat mas tawarkan ke Saya."

Nah, betul kan? Tebakan saya 100% tidak meleset. Kasus seperti di Atas sering saya temui. Pada awalnya mereka tidak merasa akan membutuhkan asuransi, bagi Saya tidak masalah. Tugas saya adalah berbagi informasi seputar proteksi dan perencanaan keuangan untuk masa depan yang lebih baik. Urusan beli atau tidaknya asuransi itu hak nasabah, bukan hak Saya untuk memaksa mereka membeli.

Rata-rata mereka sadar manfaat asuransi saat sudah betul-betul membutuhkan seperti sakit, biaya sekolah, atau masa-masa sudah mendekati pensiun. Tetapi mereka tidak memahami bahwa asuransi itu "tidak bekerja" serta merta seperti lembaga-lembaga simpan pinjam atau pegadaian. Asuransi bukan badan amal.

Asuransi bekerja berdasarkan waktu, semakin panjang waktu menabung maka biaya asuransi semakin kecil. Korelasinya dengan umur, semakin muda usia semakin murah. Semakin sehat semakin murah. Bagaimana jika sudah sakit?

Masih ada kemungkinan diterima dengan banyak catatan, diantaranya bukan penyakit yang disebabkan oleh keturunan/genetik dan tidak termasuk dalam 49 jenis penyakit kritis diantaranya Jantung, Stroke, Kanker/Tumor, dan Ginjal.

Dengan berat hati saya menolak permohonan si bapak tadi karena sudah terdeteksi di awal sebelum submit aplikasinya. Lain halnya jika pada saat Saya datang tempo hari bapak tanda tangan dan bisa submit segera, tentunya hari ini Saya datang dengan membawa formulir klaim. Bukan begitu?

Penyesalan selalu datang di akhir cerita, untuk itulah saya berbagi cerita dengan teman-teman. Jangan sampai terlambat, jika sudah sakit tidak ada perusahaan asuransi yang mau menerima Anda.

Begitupun jika Anda bermaksud menyiapkan pensiun, semakin dekat masa pensiun Anda maka semakin besar pula nilai tabungan yang harus Anda bayarkan. Mari, mulai kita membenahi pola pikir kita masing-masing bahwa dengan berasuransi masa depan kita lebih berarti, untuk diri kita sendiri dan keluarga tercinta.

Informasi dan konsultasi Saya layani setiap hari, dimanapun Anda berada. Mohon membuat janji terlebih dahulu.

Melayani dengan tulus,

PT.Allianz Life Indonesia
Edwin (Financial Planner)
HP: 085262184411
Pin BB: 26EED2F4
Twitter: @DiaryMedan @AllianzNetwork
Facebook Page: https://www.facebook.com/goresantintaemas


Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ▼  Juli (21)
      • Burger King, Raja Yang Mencari Mahkota
      • Keberhasilan "Dove" Dalam Membangun Asosiasi Merk ...
      • “Sengsara Membawa Nikmat” Dalam Komunitas
      • Mengintip Sistem Business Intelligent Audy
      • Tips Sukses Mengelola Bisnis Wedding & Event Organ...
      • Sayang Anak!! - Buktikan Dong... Jangan Cuma Ngomo...
      • When??? - Cinta Saja Tidak Cukup!! Manusia Perlu M...
      • Rahasia Sukses Jokowi - Dare To Be Different
      • Sanggupkah Anda Menjual Sisir Kepada Biksu?
      • Mimpi Menjadi Kaya dan Membantu Sesama
      • Dahsyatnya Pekerjaan Yang Tidak Pernah Di'Cita-Cit...
      • Penyesalan Selalu Datang di Akhir Cerita
      • Ketika Musibah Datang, Teman & Keluarga Hanya Bisa...
      • Renungan Motivasi - Now or Never
      • Kisah Sukses George Charles Boldt - Bekerja Dengan...
      • Tidak Ada Modal Jangan Dijadikan Alasan
      • Jangan Ngaku Sayang Kepada Keluarga, Jika Anda Tid...
      • Belajar Bisnis - Perbedaan MLM & Asuransi
      • HABIT is POWER !!
      • Harus Sukses Demi Membahagiakan Orang Tua
      • Now Every One Can Be a Milyuner..!!
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E