skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Minggu, 16 Juni 2013

Home » ASURANSI & Perencanaan Keuangan » Tipu Daya Uang Kartal

Tipu Daya Uang Kartal

by : Unknown | Time : 16.6.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan


Belajar Financial - Ketika menggunakan uang kartal sebagai acuan atau patokan nilai maka terjadi hal-hal berikut :
¤ Harga-harga naik padahal pada hakikatnya tetap atau turun
¤ Gaji/penghasilan naik padahal pada hakikatnya turun
¤ Kondisi makin makmur padahal makin miskin

1.) Harga-Harga Naik Padahal Pada Hakikatnya Tetap atau Turun

Setiap orang pasti merasakan naiknya harga-harga barang. Di sekolah dan media-media diberitahukan kalau kenaikan ini terjadi karena inflasi (harga barang naik). Sebenarnya lebih tepatnya bukan harga barang naik tapi daya beli uang kartal yang kita pegang turun.

Sebagai contoh: Kita ambil perbandingan Ongkos Naik Haji/ ONH yang dikoversikan ke mata uang Dinar
ONH tahun 1996 » Rp.7.500.000 / 66Dinar
ONH tahun 2010 » Rp.27.000.000 / 27Dinar
Kita lihat seolah2 harga barang/kebutuhan/biaya naik sekitar 493% jika kita jadikan rupiah sebagai acuan.
# Padahal pada kenyataannya sebenarnya harga barang/kebutuhan/biaya turun sekitar 59% #

2.) Gaji/Penghasilan Naik Padahal Pada Hakikatnya Turun

Pendapatan seseorang naik dalam rupiah tapi ketika dikonversi ke emas pendapatannya malah turun. Inilah sistem keuangan sekuler yang menipu dengan uang kartalnya.

Dalam sistem ekonomi sekuler, kenaikkan upah tidak sebanding dengan Inflasi (daya beli uang) sehingga terjebak ke dalam permasalahan yang tidak ada ujung pangkalnya (krisis ekonomi).

Sebagai bukti:

Thn 1975 harga emas Rp.2000/gr
Thn 2010 harga emas Rp.300.000/gr -» Inflasi

¤ Thn 1975 gaji pembantu Rp.20.000/bln (10gr emas), gaji pegawai swasta Rp.400.000/bln (200gr emas).
¤ Thn 2010 gaji pembantu Rp.300.000/bln (1gr emas), gaji pegawai swasta Rp.3.000.000/bln (10gr emas).
# Jadi sebenarnya gaji kita naik/ turun? #

3.) Kondisi makin makmur padahal makin miskin

Untuk yang satu ini kayaknya tidak perlu dijelaskan lagi. Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita sudah banyak melihat contohnya. Gaji kita semakin besar dalam arti kata kondisi kita makin makmur. Tapi pada kenyataannya kita semakin miskin dan tercekik oleh kondisi perekonomian.

Kalau parameter suatu sistem salah maka keseluruhan sistem akan salah. Bijaklah dalam mengelola keuangan anda.

Menurut anda bagaimana jika anda terus bekerja pada orang lain? Bukankah anda akan semakin tercekik oleh perekonomian?

Jika tidak bekerja pada orang lain, anda harus mulai membuka usaha sendiri atau mulai melakukan investasi?

Jika anda tidak berani mengambil resiko untuk memulai usaha atau berinvestasi, Lalu apa yg harus anda lakukan untuk menghadapi kondisi perekonomian yg semakin sulit?

Silakan berkonsultasi dengan kami, kami akan berusaha memberikan anda solusi yang terbaik dalam hal :
¤ Peningkatan pendapatan setiap bulannya
¤ Cara mengatasi segala macam bentuk resiko kehidupan
¤ Cara pengelolaan tabungan untuk menghadapi inflasi

Melayani dengan tulus...

PT.Allianz Life Indonesia
Edwin (Financial Planner)
HP: 085262184411
Pin BB: 26EED2F4
Twitter: @DiaryMedan @AllianzNetwork
Facebook Page: https://www.facebook.com/goresantintaemas



Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ▼  Juni (22)
      • Jangan Biarkan Sebuah Titik Menghancurkan Seluruh ...
      • Pelajaran Management - Para Perampok Ngerti Ilmu M...
      • Belajar Dari Jam Dinding : Arti Nafas Kehidupan
      • Setiap Langkah Adalah Anugerah
      • Masa Depan adalah Misteri - Kisah Nyata Seorang Pe...
      • Asuransi Bagi si Single, Perlukah?
      • Masih Muda Perlukah Asuransi?
      • Menentukan Nasib Jadi Kaya Atau Miskin
      • Financial Freedom - Kerja Sebagai Pegawai Atau Bis...
      • Tipu Daya Uang Kartal
      • Perencanaan Keuangan: Mengejar Inflasi Dengan Berh...
      • Mengapa Kita Tidak Bisa Menabung?
      • Menabung, Masih Perlukah?
      • Jangan Jadikan Arisan Sebagai Sarana Menabung
      • The Miracle - Percaya Pada Impian Anda
      • Kecewa Pada Asuransi?
      • JANGAN HANYA BISA BERTANYA KALO SUDAH DEWASA MAU J...
      • Warisan, Perlukah Direncanakan?
      • Financial Freedom - Perlukah Perencanaan Keuangan ...
      • Sedang Berutang, Kok Disuruh Beli Asuransi?
      • Nasib Keluarga Yang Ditinggalkan
      • Rumus Sukses di Bisnis Asuransi
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E