skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Senin, 03 Juni 2013

Home » ASURANSI & Perencanaan Keuangan » Sedang Berutang, Kok Disuruh Beli Asuransi?

Sedang Berutang, Kok Disuruh Beli Asuransi?

by : Unknown | Time : 3.6.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan


 
Orang yang mengambil kredit atau utang sebenarnya tidak perlu membeli asuransi selama ada aset yang bisa dipakai untuk membayar kredit atau utang tersebut apabila terjadi kemacetan pembayaran kredit atau utangnya tersebut.

Mungkin banyak diantara pembaca sekalian yang menanyakan, apakah mereka perlu beli asuransi saat berutang atau mengambil kredit. Entah itu kredit kepemilikan rumah (KPR) atau kredit kendaraan bermotor (KKB) yang memiliki agunan berupa rumah atau kendaraan bermotornya. Atau, kredit tanpa jaminan seperti kredit tanpa agunan (KTA) dan utang kartu kredit.

Intinya, mereka mengambil kredit atau utang tersebut karena ada kebutuhan uang untuk membeli sesuatu. Nah, disaat kekurangan uang, mereka malah disuruh mengeluarkan uang untuk membeli asuransi. Sangat tidak logis bukan?

Jawabannya simple. Orang yang mengambil kredit atau utang sebenarnya tidak perlu membeli asuransi selama ada aset yang bisa dipakai untuk membayar kredit atau utang tersebut apabila terjadi kemacetan pembayaran kredit atau utangnya tersebut.

Dan, kemacetan pembayaran tersebut hanya akan disebabkan oleh risiko hidup, seperti sakit, cacat, atau meninggal, bukan karena macet akibat di-PHK dan sejenisnya.

Aset tersebut bisa berupa uang tunai di bank, misalnya di tabungan/deposito, atau berupa aset properti, misalnya rumah atau kendaraan bermotor. Pertanyaan selanjutnya yang muncul, bukankah agunan berupa rumah atau kendaraan bermotor yang dibeli sudah cukup sehingga tidak perlu membeli asuransi lagi?

Kalau mereka rela aset yang sudah dibeli dengan hasil kerja keras mereka, yaitu rumah atau kendaraan bermotor, disita oleh bank karena pembayaran kreditnya macet, ya memang sudah cukup bagi bank. Sebab, biasanya kredit yang diambil untuk membeli aset tersebut hanya maksimum 70% atau 80% dari nilai aset tersebut.

Namun, akan terjadi kerugian bagi mereka sendiri sebab aset tersebut dipakai untuk kebutuhan mereka dan keluarga. Misalnya, rumah yang sedang ditinggali. Karena pembayaran KPR-nya macet, maka disita oleh bank. Bagaimana dengan nasib keluarga yang sedang tinggal di rumah tersebut?

Jadi, untuk menghindari kerugian tersebut, asuransi bisa dipakai sebagai “hedging” apabila risiko hidup terjadi. Apalagi untuk kredit yang tidak memiliki jaminan atau agunan seperti KTA dan kartu kredit, keluarga akan resah karena dikejar-kejar penagih utang atau debt collector. Tagihan kartu kredit yang tidak terbayarkan, akhirnya membengkak karena bunga-berbunga. Apalagi, bunga kartu kredit tidak kecil, sekitar 3% - 4% per bulan. Hal ini tentu akan sangat memberatkan keluarga, khususnya dalam hal keuangan. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Nah... saya rasa anda pasti sudah bisa menjawab sendiri, apakah orang yang berutang perlu membeli asuransi?

Melayani dengan tulus,

PT.Allianz Life Indonesia
Edwin (Financial Planner)
HP: 085262184411
Pin BB: 26EED2F4
Twitter: @DiaryMedan @AllianzNetwork
Facebook Page: https://www.facebook.com/goresantintaemas




Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ▼  Juni (22)
      • Jangan Biarkan Sebuah Titik Menghancurkan Seluruh ...
      • Pelajaran Management - Para Perampok Ngerti Ilmu M...
      • Belajar Dari Jam Dinding : Arti Nafas Kehidupan
      • Setiap Langkah Adalah Anugerah
      • Masa Depan adalah Misteri - Kisah Nyata Seorang Pe...
      • Asuransi Bagi si Single, Perlukah?
      • Masih Muda Perlukah Asuransi?
      • Menentukan Nasib Jadi Kaya Atau Miskin
      • Financial Freedom - Kerja Sebagai Pegawai Atau Bis...
      • Tipu Daya Uang Kartal
      • Perencanaan Keuangan: Mengejar Inflasi Dengan Berh...
      • Mengapa Kita Tidak Bisa Menabung?
      • Menabung, Masih Perlukah?
      • Jangan Jadikan Arisan Sebagai Sarana Menabung
      • The Miracle - Percaya Pada Impian Anda
      • Kecewa Pada Asuransi?
      • JANGAN HANYA BISA BERTANYA KALO SUDAH DEWASA MAU J...
      • Warisan, Perlukah Direncanakan?
      • Financial Freedom - Perlukah Perencanaan Keuangan ...
      • Sedang Berutang, Kok Disuruh Beli Asuransi?
      • Nasib Keluarga Yang Ditinggalkan
      • Rumus Sukses di Bisnis Asuransi
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E