skip to main | skip to sidebar

Jiwa Entrepreneur | SUKSES Dunia Akhirat

Blog ini dibuat dengan tujuan: 1. Memberikan motivasi, tips-tips bisnis, artikel kesehatan, serta artikel unik dan menarik lainnya. 2. Sebagai sarana diskusi dan informasi bagi warga Medan dan sekitarnya. 3. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya keluarga dan memberikan solusi Financial Planning yang terbaik bagi keluarga 4. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan agar kita bisa selalu berada di tengah-tengah keluarga.

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit

Minggu, 16 Juni 2013

Home » ASURANSI & Perencanaan Keuangan » Jangan Jadikan Arisan Sebagai Sarana Menabung

Jangan Jadikan Arisan Sebagai Sarana Menabung

by : Unknown | Time : 16.6.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan



Belajar Financial - Salah satu manfaat ikut arisan adalah menjalin pertemanan yang lebih luas dan solid. Beberapa orang menjadikan kegiatan ini sebagai alternatif untuk menabung. Namun sebaiknya jangan ikut kegiatan arisan apabila tujuan utamanya adalah menabung.

Apabila ingin menabung, sebaiknya ikutkan dana Anda di reksadana, disimpan dalam deposito atau tabungan bank. Setidaknya, nominal uang bisa bertambah ketimbang hanya ditabung lewat arisan.

Jika sudah terlanjur ikut arisan, keuntungan bisa tetap diperoleh walau kemungkinannya kecil apabila dikelola secara pintar. Dengan catatan, jika Anda mendapat arisan di urutan pertama atau kedua. Mendapat kocokan arisan di bulan-bulan awal bisa dibilang lebih beruntung ketimbang di akhir. Namun itu kembali lagi dari bagaimana cara Anda memanfaatkan uang tersebut. Uang arisan sebaiknya disimpan dalam bentuk deposito atau reksadana.

“Misalnya dapat arisan di bulan kedua kalau bisa memanfaatkan itu untuk suatu investasi yang bagus. Mungkin akan ada keuntungan. Karena setelah itu kita tinggal cicil di arisannya. Sementara uang yang sudah diinvest bertambah bunganya,” papar Financial Planner Lisa Soemarto saat berbincang dengan wolipop via telepon.

Lain halnya jika mempergunakan uang tersebut untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif. Seperti belanja tas, gadget atau pakaian. Ketika uang arisan itu terpakai, Anda masih punya kewajiban menyetor arisan tiap bulan. Ini berarti tidak ada manfaat keuangan yang didapat dari arisan. Terutama jika memang keuntungan finansial yang Anda harapkan.

Manfaat keuangan akan lebih sulit lagi untuk didapatkan apabila dapat nomor di urutan paling akhir. Dari segi ‘time value of money’, jumlah uang yang anda tabung dalam setahun tidak berkembang. Juga sulit untuk diambil apabila ada kebutuhan yang mendesak.

“Dapat di akhir, berarti dia nabung. Contoh ikut arisan setahun, tiap bulan satu juta. Dapatnya ya Rp 12 juta. Tiap hari sudah nyetor tapi nggak dapat bunganya. Coba kalau taruh di reksadana hasilnya mungkin bisa lebih dari Rp 12 juta,” terang Lisa.

Dia menambahkan, “Taruh di tabungan saja jumlahnya nggak RP 12 juta (bisa lebih) karena ada bunganya walaupun kecil. Kita kan maunya uang yang kita pegang saat ini di tahun depan jumlahnya nggak sama. Disebutnya time value of money,” terang Lisa.

Ikut arisan bukan berarti tak bermanfaat. Dengan kegiatan ini, jalinan pertemanan lebih luas, pengetahuan bertambah dan bisa memberi kesempatan untuk berbisnis atau membuka usaha dengan anggota arisan yang memiliki kesamaan visi. Sebagai ajang bergaul, arisan tentunya sangat bermanfaat dan kegiatan yang positif. Tapi bukan pilihan yang paling tepat jika berkaitan dengan peningkatan finansial.


Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Related Posts with thumbnails for bloggerblogger widgets

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Author :

Edwin Darias
MindSet Motivator | CREATIVEpreneur OPTIMIZer | Business Tricker
Hp : 08126494008
BB pin: DAEBA62E
____________________________________________
Click this

Follow Our Twitter : @JiwaEntreprener | @MaestroVSI

Follow @JiwaEntreprener Tweets by @DiaryMedan
Follow @MaestroVSI Tweets by @MaestroVSI

Check This !!

  • Friend With Me in Facebook
  • Bisnis VSI Ust. Yusuf Mansur

Arsip Blog

  • ►  2019 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (26)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (7)
  • ▼  2013 (134)
    • ►  Desember (28)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (10)
    • ►  September (30)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (21)
    • ▼  Juni (22)
      • Jangan Biarkan Sebuah Titik Menghancurkan Seluruh ...
      • Pelajaran Management - Para Perampok Ngerti Ilmu M...
      • Belajar Dari Jam Dinding : Arti Nafas Kehidupan
      • Setiap Langkah Adalah Anugerah
      • Masa Depan adalah Misteri - Kisah Nyata Seorang Pe...
      • Asuransi Bagi si Single, Perlukah?
      • Masih Muda Perlukah Asuransi?
      • Menentukan Nasib Jadi Kaya Atau Miskin
      • Financial Freedom - Kerja Sebagai Pegawai Atau Bis...
      • Tipu Daya Uang Kartal
      • Perencanaan Keuangan: Mengejar Inflasi Dengan Berh...
      • Mengapa Kita Tidak Bisa Menabung?
      • Menabung, Masih Perlukah?
      • Jangan Jadikan Arisan Sebagai Sarana Menabung
      • The Miracle - Percaya Pada Impian Anda
      • Kecewa Pada Asuransi?
      • JANGAN HANYA BISA BERTANYA KALO SUDAH DEWASA MAU J...
      • Warisan, Perlukah Direncanakan?
      • Financial Freedom - Perlukah Perencanaan Keuangan ...
      • Sedang Berutang, Kok Disuruh Beli Asuransi?
      • Nasib Keluarga Yang Ditinggalkan
      • Rumus Sukses di Bisnis Asuransi
    • ►  Mei (10)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (3)
  • ►  2012 (126)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (18)
    • ►  Oktober (50)
    • ►  September (53)

Popular Posts

Category

  • ASURANSI & Perencanaan Keuangan (84)
  • Bisnis (50)
  • Inspirasi (44)
  • Motivasi & Pengembangan Diri (40)
  • Kisah Sukses (27)
  • Sukses (27)
  • Others (14)
  • Beranda
Free Hit Counters
Free Hit Counters
Diberdayakan oleh Blogger.
 

© SUKSES Dunia Akhirat
designed by @JiwaEntreprener | Bloggerized by Edwin Darias | 08126494008 / DAEBA62E