Rabu, 24 April 2013
Home »
ASURANSI & Perencanaan Keuangan
»
Hidup Hemat (ala Robert T Kiyosaki)
by : Unknown | Time : 24.4.13 Label: ASURANSI & Perencanaan Keuangan
Financial - Di sebuah sekolah, seorang guru sedang memberikan soal cerita matematika."Jika di pasar ada kemasan tepung 1 kg dengan harga Rp 5.000, dan 5 kg dengan harga Rp 20.000, kemasan mana yang sebaiknya Anda beli agar Anda bisa hemat dan untung?" Seorang murid yang bernama Robert mengangkat tangannya dan menjawab penuh keyakinan,"Kita sebaiknya membeli kemasan 1 kg." "Wah, sayang sekali. Jawabanmu salah Robert. Seharusnya kita membeli tepung dengan kemasan 5 kg," Jawab sang guru. Anak itu menjawab katanya,"Tapi Bu guru, di rumah saya hanya membutuhkan sedikit tepung. 1 kg saja cukup. Malah barusan ibu saya membuang 1 sak tepung yang sudah rusak karena lama tidak terpakai. Bukankah ini malah lebih boros dan membuang-buang uang saja? Lalu untuk apa membeli tepung sebanyak itu bila nantinya tidak terpakai?" Robert tetap pada pendiriannya. "Robert, memang itulah jawaban yang benar. Kamu jangan membantah!" Sudahlah Robert! Ayo sekarang ikut ibu guru menghadap kepala sekolah. Kelakuanmu sangat buruk hari ini! Tdk seharusnya kamu membangkang di kelas."
Meski akhirnya mendapat hukuman, Robert tetap berpegang pada pendiriannya. Dalam kehidupan sehari-hari, dia tetap menjalankan pola hidup hemat dan mengatur pengeluaran sesuai dengan prioritas masing-masing, setelah dewasa dia menginvestasikan uangnya dan memperoleh keuntungan sehingga dia bisa menjadi kaya. Dia adalah Robert T. Kiyosaki, seorang investor dan motivator bisnis yang paling terkenal di dunia.
Setiap orang harus bekerja untuk sukses. Namun satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah dengan berhemat dan mengelola keuangan dengan benar, tidak hanya uang namun juga keperluan hidup yang lain. Jangan sampai pengeluaran kita melebihi pemasukan kita. Jangan membiasakan diri boros apalagi membeli barang2 mewah hanya karena gengsi atau keinginan sesaat. Sebaliknya, hiduplah dgn sederhana dan cukupkanlah diri dengan apa yang kita miliki.
Salam Financial...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



2 komentar:
benar sekali kita memang harus berpikir untuk membangun aset
benar sekali kita memang harus berpikir untuk membangun aset
Posting Komentar