Sabtu, 22 September 2012
Ada sebuah benih yg tercecer dan tidak dipedulikan orang. Karena rendah diri, benih itu menganggap dirinya tidak penting.
Suatu hari, angin kencang datang, tiba-tiba ia terjatuh ke sebuah tanah terbuka & terpanggang di bawah sinar matahari.
Dia merasa bingung, mengapa harus mengalami semuanya itu ?
Tidak lama air hujan turun sebagai gantinya terik matahari; kadang gerimis & hujan deras.
Sementara waktu berlalu & tahun berganti, ia melihat seorang pengelana duduk di dekatnya,
“Sungguh berkah menemukan tempat yg rindang ini,
Saya sangat membutuhkan istirahat”
“Apa yang dibicarakannya ?” Tanya si benih
Benih itu memang melihat beberapa orang duduk di dekatnya dalam beberapa tahun terakhir, namun tidak ada yg berbicara seperti itu.
“Siapa itu ?”
“Ini aku, Benih”
“Benih ?” Pria itu melihat pohon raksasa itu,
“Apa kamu bercanda ?
Kamu bukan benih tetapi sebuah pohon raksasa !”
“Benarkah?”
“Ya ! Kamu pikir kenapa semua orang itu datang kesini ?
Untuk merasakan keteduhanmu !
Jangan beritahu saya bahwa kamu tidak tahu telah mengalami pertumbuhan bersama berjalannya waktu”
Benih sadar siapa dirinya & sekarang telah menjadi sebuah pohon raksasa.
Moral : Tahukah anda, kehidupan kita serupa dengan jalan hidup benih ini. Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya berharga. Tiap kesukaran yang kita alami adalah sebuah proses untuk membuat mereka kuat & bertumbuh menjadi pribadi yg besar yg dapat memberkati kehidupan banyak orang.
Kita bukanlah sebuah benih lagi, tetapi sebuah pohon dimana ada banyak orang yg bernaung.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar